Abu Anak Krakatau Sampai Bekasi, Wali Kota: Kurangi Aktivitas di Luar

Abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten. Foto: ANTARA/Desi Purnama Sari.

Abu Anak Krakatau Sampai Bekasi, Wali Kota: Kurangi Aktivitas di Luar

Antonio • 6 September 2026 18:28

Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang turut berdampak ke wilayah penyangga Jakarta tersebut.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkapkan bahwa jajaran pemkot terus memantau perkembangan situasi di lapangan secara intensif bersama perangkat daerah dan unsur terkait. Hingga saat ini, kondisi di Kota Bekasi dipastikan masih terpantau aman dan terkendali tanpa adanya laporan dampak signifikan.

"Warga Bekasi tidak perlu panik. Sampai saat ini situasi masih aman dan terkendali, tidak ada dampak signifikan yang kami terima. Tetapi kita tetap harus waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari instansi yang berwenang," ujar Tri di Bekasi, Minggu, 6 September 2026.


Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. (Metrotvnews.com/Antonio)

Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Untuk mengantisipasi risiko kesehatan akibat paparan abu vulkanik, Tri mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak ada keperluan yang mendesak. Penggunaan masker dan kacamata pelindung juga disarankan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia (lansia).

"Sebaiknya kurangi aktivitas di luar jika tidak ada keperluan mendesak, gunakan masker atau kacamata. Dan yang perlu mendapat perhatian lebih adalah anak-anak, lansia, serta warga yang sensitif terhadap kualitas udara," kata Tri. Di sisi lain, Pemkot Bekasi memastikan posko pemantauan dan koordinasi lintas instansi terus bersiaga untuk mengantisipasi potensi lanjutan dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.

"Kami terus pantau dan koordinasi dengan instansi terkait. Kalau ada perkembangan yang perlu diketahui masyarakat, akan kami sampaikan melalui kanal resmi Pemerintah Kota Bekasi. Jadi tetap tenang, tetap waspada, dan jangan mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya," pungkasnya.

(Lukman Diah Sari)