KPK Publikasikan Laporan Harta Kekayaan Presiden Prabowo

Gedung Merah Putih KPK. Foto: Metrotvnews.com/Candra.

KPK Publikasikan Laporan Harta Kekayaan Presiden Prabowo

Anggi Tondi Martaon • 12 May 2026 17:03

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) periodik tahun pelaporan 2025 atas nama Presiden Prabowo Subianto. Kekayaan Kepala Negara mencapai Rp2.066.764.868.191 atau sekitar Rp2,066 triliun.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa detail LHKPN tersebut sudah dapat diakses publik melalui laman elhkpn.kpk.go.id. “LHKPN Bapak Presiden sudah diverifikasi, lengkap dan saat ini sudah dipublikasikan. Sebagai bentuk transparansi, masyarakat bisa mengakses secara terbuka melalui laman elhkpn.kpk.go.id,” ujar Budi dikutip dari Antara, Selasa, 12 Mei 2026.

Budi mengatakan, KPK memandang pelaporan harta kekayaan oleh Presiden tersebut menjadi teladan positif bagi para pejabat publik di Indonesia.

“Pelaporan atas kepemilikan harta kekayaan secara patuh, baik patuh dalam ketepatan waktu maupun kelengkapan dan kebenaran pelaporan, merupakan teladan positif bagi para pejabat publik dalam upaya pencegahan korupsi,” katanya.

Berdasarkan LHKPN yang diakses melalui laman elhkpn.kpk.go.id, harta Presiden Prabowo meliputi dua tanah serta delapan tanah dan bangunan dengan nilai aset Rp323.758.593.500.

Salah satu tanah yang dimiliki Presiden seluas 48.970 meter persegi yang berada di Bogor, Jawa Barat. Tanah tersebut senilai Rp10 miliar.

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Setpres.

Sementara itu, tanah dan bangunan terluas di antaranya adalah di Jakarta Selatan yang tanahnya seluas 8.365 meter persegi dengan luas bangunan 2.175 meter persegi. Aset tersebut disebut bernilai Rp178.400.575.000.

Kemudian tanah seluas 10.000 meter persegi dan luas bangunan 800 meter persegi di Bogor, Jabar. Nilainya disebut mencapai Rp4,5 miliar.

Kemudian Presiden memiliki tujuh mobil dan satu motor. Total nilainya mencapai Rp1.258.500.000.

Presiden juga memiliki harta bergerak lain yang mencapai Rp16.464.523.500, surat berharga senilai Rp1.677.239.000.000, serta kas dan setara kas berjumlah Rp48.044.251.191.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)