ilustrasi bunga deposito bank. Foto: ikpi.or.id
Daftar Bunga Deposito Terbaru pada Bank Mandiri, BNI, BRI Juni 2026
Husen Miftahudin • 2 June 2026 21:40
Jakarta: Instrumen investasi berupa deposito masih menjadi pilihan masyarakat hingga saat ini. Terutama pada bank BUMN besar seperti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang secara konsisten menawarkan tingkat keamanan serta potensi imbal hasil yang relatif stabil.
Memasuki Juni 2026, terdapat kebijakan Bank Indonesia terbaru yaitu menaikan BI-Rate ke level 5,25 persen yang memengaruhi likuiditas perbankan, bertujuan bunga deposito tetap bertahan dan stabil bagi nasabah.
Daftar bunga deposito Juni 2026
Ketiga bank BUMN tersebut menawarkan suku bunga deposito yang bervariasi sesuai dengan jangka waktu atau tenor yang dipilih nasabah. Pada umumnya, semakin panjang tenor penyimpanan, semakin besar pula imbal hasil yang dapat diperoleh.
1. BNI
Berikut adalah rincian suku bunga deposito yang berlaku di BNI:- Tenor 1 bulan: 2,25 persen.
- Tenor 3 bulan: 2,50 persen.
- Tenor 6 bulan: 2,75 persen
- Tenor 12 dan 24 bulan: 2,50 persen.
| Baca juga: Tabel Lengkap Pinjaman Non-KUR BRI Juni 2026, Simak Skema Angsuran |

(Ilustrasi bunga deposito bank. Foto: banksinarmas.com)
2. BRI
Selain BNI, BRI juga memberlakukan skema suku bunga yang beragam, berikut untuk simpanan deposito rupiah:- Tenor 1 dan 3 bulan: 3,25 persen hingga 3,50 persen.
- Tenor 6 sampai 36 bulan: 3 persen.
3. Bank Mandiri
Adapun Bank Mandiri menawarkan suku bunga deposito, berikut rincian suku bunga yang berlaku di Bank Mandiri:- Tenor 1 dan 3 bulan: 2,25 persen.
- Tenor 6 hingga 24 bulan: 2,50 persen.
Masyarakat perlu memahami bunga deposito rupiah dipengaruhi oleh ekonomi global dan domestik. Contohnya kebijakan suku bunga yang ditetapkan oleh BI-rate, fluktuasi nilai rupiah, kenaikan bahan bakar minyak, serta geopolitik global.
Nasabah perlu mengambil keputusan investasi secara rasional dengan memahami seluruh informasi yang tersedia melalui situs resmi maupun kantor cabang terdekat. Dengan demikian, deposito dapat menjadi instrumen investasi yang efektif apabila disesuaikan dengan tujuan keuangan dan strategi yang tepat. (Adrian Bachtiar)