Suasana Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan
Farhan Siapkan 3 Konsep untuk Masa Depan Bandung Zoo
Roni Kurniawan • 13 January 2026 10:16
Bandung: Pemerintah Kota Bandung, bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat, tengah mengkaji tiga opsi konsep masa depan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo. Pembahasan mencakup aspek pengelolaan hingga fungsi kawasan tersebut sebagai destinasi wisata edukasi.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan kajian ini dilakukan untuk memastikan kawasan tersebut dapat berfungsi secara maksimal bagi masyarakat. Pembahasan melibatkan berbagai instansi mengingat kompleksitas pengelolaannya.
"Kami, pemerintah kota, provinsi, dan pusat sedang mendiskusikan masa depan Kebun Binatang Bandung. Apakah tetap menjadi kebun binatang seperti sekarang, dengan konsep yang berbeda, atau bahkan bukan kebun binatang," kata Farhan di Balai Kota Bandung, Selasa, 13 Januari 2026.
Farhan menjelaskan bahwa kajian ini memerlukan kehati-hatian karena melibatkan kewenangan lintas lembaga. Aset fisik kebun binatang merupakan milik Pemerintah Kota Bandung, sementara pengawasan satwa dilindungi berada di bawah tanggung jawab pemerintah pusat dan provinsi.
"Saat ini aset masih dikuasai 100 persen oleh pemerintah kota. Pengelolaannya disupervisi Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi, sedangkan satwa dilindungi merupakan titipan negara dan kebutuhan pakannya masih ditanggung pemerintah pusat," beber Farhan.
Selama proses pembahasan berlangsung, Farhan memastikan bahwa Kebun Binatang Bandung tetap dapat diakses publik sebagai ruang terbuka hijau, dengan tetap mematuhi peraturan yang berlaku.
"Sekarang tetap menjadi ruang terbuka hijau untuk publik. Masyarakat masih bisa berkunjung selama mematuhi aturan keluar-masuk," ujarnya.
.jpg)
Antrean pengunjung di Bandung Zoo, Minggu, 28 Desember 2025. (Metrotvnews.com/Roni K)
Adapun tiga opsi yang sedang dikaji adalah pertama, mempertahankan kebun binatang seperti kondisi saat ini. Kedua, mengembangkan konsep taman margasatwa dengan jumlah satwa lebih sedikit dan memperluas area ruang terbuka hijau. Ketiga, mengubah kawasan sepenuhnya menjadi ruang terbuka hijau tanpa fungsi kebun binatang.
"Opsi kedua dan ketiga sejalan dengan target peningkatan ruang terbuka hijau Kota Bandung hingga dua kali lipat," sahut Farhan.
Wali Kota menegaskan bahwa belum ada keputusan final terkait opsi mana yang akan dipilih. Pemerintah menargetkan agar keputusan bersama dapat diambil dalam waktu maksimal dua bulan ke depan.
"Ketiganya masih terbuka. Mudah-mudahan dalam dua bulan ke depan sudah ada keputusan bersama," pungkas Farhan.