Ilustrasi ibadah haji. Foto: Metrotvnews.com/Misbahol.
Seluruh Calon Haji Asal Riau Telah Berangkat ke Tanah Suci
Silvana Febiari • 11 May 2026 15:16
Pekanbaru: Seluruh jemaah dan petugas calon haji asal Riau telah berangkat ke Tanah Suci. Mereka terdiri atas 4.622 jemaah, 21 petugas haji daerah, lima pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 43 petugas kloter.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon mengatakan keberangkatan Kloter BTH 18 di Embarkasi Haji Batam menandai berakhirnya seluruh proses pemberangkatan jamaah asal Riau tahun ini, Minggu, 10 Mei 2026.
"Dengan diberangkatkannya jemaah haji Provinsi Riau pada Kloter BTH 18 ini, maka berakhir sudah proses keberangkatan jemaah haji Provinsi Riau tahun 1447 Hijriah,” kata Defizon, dilansir dari Antara, Senin, 11 Mei 2026.
Pada gelombang keberangkatan itu, lanjutnya, seluruh calon haji telah mengenakan pakaian ihram sejak dari embarkasi. Hal tersebut dilakukan karena setibanya di Arab Saudi, jemaah akan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kota Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.
Kloter BTH 18 terdiri atas 265 calon haji, satu PHD, serta tiga petugas kloter. Meski demikian, terdapat dua calon haji dan satu pendamping untuk sementara harus menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan dan masih menjalani pemantauan medis.

Ilustrasi jamaah calon haji asal Riau menuju keberangkatan di Embarkasi Haji Batam, Kepulauan Riau. ANTARA/HO-Kanwil Kemenhaj Riau
Selain itu, terdapat sembilan calon haji mutasi masuk dari beberapa kloter sebelumnya. Mereka terdiri atas satu calon haji dari Kloter BTH-7 asal Indragiri Hilir, dua calon haji dari Kloter BTH-8 asal Kuantan Singingi, serta enam calon haji dari Kloter BTH-12 asal Rokan Hulu dan Siak.
Kemudian, masih ada tiga calon haji dan satu pendamping yang menjalani perawatan di Batam sehingga keberangkatannya ditunda. Pemerintah memastikan jemaah tetap mendapatkan pelayanan dan pendampingan optimal.
"Apabila kondisi kesehatan mereka membaik dan dinyatakan layak terbang, maka akan diberangkatkan pada kloter berikutnya sebelum penutupan operasional Embarkasi Batam," ungkapnya.
Secara keseluruhan, terdapat 12 orang yang dipulangkan ke daerah, terdiri dari lima orang sakit, satu wafat, satu hamil, serta lima orang pendamping. Sementara di daerah tercatat dua calon haji sakit dan satu calon haji meninggal dunia.