Wali Kota Bandung M Farhan dan Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi. Metrotvnews.com/ P Aditya Prakasa
350 Personel Gabungan Patroli Amankan Kota Bandung Selama Libur Sekolah
P Aditya Prakasa • 13 June 2026 21:11
Bandung: Polrestabes Bandung bersama pemerintah kota dan TNI melakukan patroli gabungan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan. Ratusan personel gabungan diturunkan dalam kegiatan pengamanan di sejumlah wilayah Kota Bandung.
"Urgensinya, kita sudah memasuki peak season dari masa liburan sekolah. Biasanya pada libur sekolah ini orang banyak sekali datang ke sini, maka kita mesti memastikan semua yang datang ke Kota Bandung itu betul-betul merasakan keamanan," ucap Wali Kota Bandung, M Farhan, usai melaksanakan apel, di Jalan Sukarno, Bandung, Jumat 12 Juni 2026.
Farhan mengatakan sejumlah kejahatan jalanan telah terjadi di Kota Bandung dalam beberapa minggu terakhir. Ia menyebut, aksi tersebut mayoritas dilakukan oleh anak muda yang rata-rata masih di bawah umur.
Baca Juga :
"Ketika anak-anak kelebihan energi ini, ya ada beberapa yang kemudian menyalurkannya lewat kegiatan-kegiatan yang dikhawatirkan melanggar hukum ya. Itu memang rata-rata usia berapa para pelanggar itu ya? Di bawah 16 (tahun), masih pada remaja. Jadi memang kita harus segera tekan ini, jangan sampai muncul lagi," jelas dia.
Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi mengatakan patroli antisipasi kejahatan jalanan dibagi menjadi tiga wilayah, yakni Bandung Tengah, Barat, dan Timur. Sebanyak 350 personel gabungan diturunkan dalam rangka pengamanan tersebut.
"Untuk kekuatan tim yang diterjunkan malam ini sekitar 350 personel. Kemudian kendaraan yang digunakan yaitu roda empat dan roda dua sekitar 100 unit. Ini dibagi tiga zona," ucap dia.

Wali Kota Bandung M Farhan dan Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi. Metrotvnews.com/ P Aditya Prakasa
Dedi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan terjadinya kejahatan jalanan. Namun, polisi tetap akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan.
"Pada prinsipnya kegiatan patroli ini kan kegiatan preventif ya. Ya tentu. Saya sudah perintahkan terhadap kejahatan yang mengancam jiwa ataupun nyawa orang lain, tentu kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur. Tetapi apabila pelakunya anak-anak, maka yang diutamakan adalah pembinaan dan perlindungan," jelas Dedi.