Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemerintah Dorong Gerakan Nasional Indonesia ASRI

Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan Program ASRI. Foto: BPMI Setpres.

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemerintah Dorong Gerakan Nasional Indonesia ASRI

Anggi Tondi Martaon • 11 June 2026 21:53

Jakarta: Pemerintah mendorong pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) secara serentak dan berkelanjutan di seluruh daerah. Gerakan tersebut dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026.

Gerakan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Sekaligus mempercepat target pengelolaan sampah nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup, Laksmi Widyajayanti, mengatakan Gerakan Nasional Indonesia ASRI dirancang untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pemilahan sampah sejak tingkat individu. Serta mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan lingkungan.

"Melalui Hari Lingkungan Hidup tahun 2026 ini, pemerintah juga mendorong gerakan nasional ASRI ini secara serentak dan berkelanjutan di tingkat tapak dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah di tingkat individu. Kemudian juga mendorong kolaborasi lintas sektor serta menunjukkan komitmen Indonesia dalam forum global," ujar Laksmi, melalui keterangannya, Kamis, 11 Juni 2026.

Ia menjelaskan, pemerintah meminta kepala daerah untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun serta menetapkan kebijakan yang mendukung implementasi gerakan tersebut. "Diminta kepada Gubernur, Bupati, Walikota dengan melibatkan seluruh pihak yang terkait untuk menyusun dan menetapkan kebijakan daerah yang mendukung pelaksanaan gerakan Indonesia Asri," terangnya.

Konsep ASRI mencakup empat fokus utama. Pertama, Aman, yang menitikberatkan pada keamanan lingkungan, mitigasi risiko, dan ketertiban ruang publik. 

Kedua, Sehat, yang berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan demi mendukung kesehatan masyarakat. Ketiga, Resik, yang berfokus pada kebersihan dan pengelolaan sampah secara terintegrasi. 

Keempat, Indah, yang menekankan pentingnya estetika lingkungan dan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.

Ilustrasi pilah sampah. Foto: Antara.

Selain mendorong perubahan perilaku masyarakat, Gerakan Nasional Indonesia ASRI diarahkan mendukung berbagai program prioritas pemerintah di sektor lingkungan hidup. Salah satu target utama yang ingin dicapai yaitu pengelolaan sampah secara menyeluruh sesuai amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

"Kita juga ada program-program prioritas yang harus dikerjakan dan harapannya bisa menyelesaikan terutama terkait dengan sampah terkelola 100 persen di tahun 2029 sesuai dengan RPJMN," kata Laksmi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa persoalan lingkungan yang saat ini menjadi perhatian nasional tidak hanya terkait sampah. Pemerintah juga menyoroti pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran tanah, hingga perubahan iklim.

Berbagai isu telah menjadi perhatian pemerintah. Bahkan, sudah mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

"Pengelolaan sampah menjadi perhatian sangat besar oleh Bapak Presiden. Tadi disampaikan kita harus mencapai 100 persen di 2029, tetapi pada kesempatan belum lama ini Bapak Presiden menyampaikan kembali bahwa untuk pengelolaan sampah harapannya bisa selesai di 2028," ujar dia.

(Anggi Tondi)