Gunung Ili Lewotolok Meletus, Minggu (28/6) Foto: Magma Indonesia
Gunung Ili Lewotolok NTT Erupsi Pagi Ini, Warga Diminta Jauhi Radius 2 Km
Palce Amalo • 28 June 2026 09:52
Lembata: Gunung Ili Lewotolok di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), erupsi pada Minggu pagi, 28 Juni 2026. Gunung Ili Lewotolok masih berada pada status Level II atau waspada.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok, Awaludin, mengatakan erupsi terjadi pada pukul 08.07 Wita. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 500 meter di atas puncak, atau mencapai ketinggian sekitar 1.923 meter di atas permukaan laut.
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah tenggara," kata Awaludin, Minggu, 28 Juni 2026.
Baca Juga :
Masyarakat yang berada di sekitar gunung, termasuk pengunjung, pendaki, dan wisatawan, diimbau untuk tidak memasuki maupun melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.

Erupsi Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur. ANTARA/HO-PPG Ile Lewotolok
Warga juga diminta mewaspadai potensi guguran atau longsoran lava serta awan panas yang dapat terjadi di sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut gunung.
"Masyarakat di sekitar gunung diimbau menggunakan masker atau pelindung mulut dan hidung, serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit dari paparan abu vulkanik. Serta diminta menutup tempat penampungan air bersih agar tidak tercemar abu vulkanik," pesan dia.
Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, maupun dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) atau Badan Geologi di Bandung untuk memperoleh informasi terbaru mengenai aktivitas gunung api tersebut.