Kakorlantas Polri: Keselamatan Lalu Lintas Hanya Bisa Terwujud Lewat Kolaborasi

Kakorlantas Polri Irjen Wibowo. Dok. Istimewa

Kakorlantas Polri: Keselamatan Lalu Lintas Hanya Bisa Terwujud Lewat Kolaborasi

Siti Yona Hukmana • 8 July 2026 16:17

Jakarta: Kakorlantas Polri Irjen Wibowo menegaskan mewujudkan keselamatan lalu lintas tidak dapat hanya dilakukan satu institusi. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

"Keberhasilan itu karena semua kementerian, semua stakeholder terkait, pemerintah daerah, termasuk masyarakat itu sendiri. Semua karena kita," kata Wibowo dalam keterangan tertulis, Rabu, 8 Juli 2026.

Hal itu disampaikan Irjen Wibowo saat menghadiri acara silaturahmi Kakorlantas Polri di Gedung NTMC Polri, Jakarta. Dalam sambutannya, dia menggaungkan semangat kolaborasi yang selama ini dipegangnya, yakni Semua Karena Kita.

Menurut Wibowo, tantangan lalu lintas ke depan akan semakin kompleks. Indonesia diproyeksikan memasuki bonus demografi hingga 2045 dengan jumlah penduduk usia produktif yang terus meningkat. 

Namun, dia mengungkapkan pertumbuhan kendaraan bermotor mencapai rata-rata 5-6 persen setiap tahun, sedangkan penambahan infrastruktur jalan belum mampu mengimbangi. Kondisi tersebut diperberat masih rendahnya budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

"Yang paling terlihat dan menjadi keluh kesah masyarakat adalah lawan arus," ujar jenderal polisi bintang dua itu.


Kakorlantas Polri Irjen Wibowo. Dok. Istimewa

Selain itu, perkembangan teknologi dan tingginya mobilitas masyarakat menuntut pelayanan lalu lintas yang semakin efektif, efisien, mudah diakses, dan tetap menjamin keamanan bagi pengguna jalan.

Dia mengapresiasi berbagai program dan capaian yang dibangun Kakorlantas Polri sebelumnya, Irjen Agus Suryonugroho. Hal itu dinilai menjadi fondasi penting untuk menghadapi tantangan lalu lintas ke depan.

"Hal-hal yang sudah ditorehkan Kakak Asuh (Irjen Agus Suryonugroho) menjadi fondasi dan penyemangat bagi kami untuk melanjutkan tugas-tugas ke depan," ungkap Wibowo. 

Wibowo mengaku segera memetakan dan menyurvei sejumlah jalur, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur, sebagai persiapan menghadapi Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Operasi Ketupat. Dia berharap semangat Semua Karena Kita dapat terus menjadi landasan kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas di Indonesia.

"Keberhasilan yang akan tercapai adalah keberhasilan kita semuanya," ujar Wibowo.

(Achmad Zulfikar Fazli)