11 Siswa SDN 2 Jatibarat Jepara Diduga Keracunan Jajanan Mi Keliling

Puskesmas Pecangaan. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani

11 Siswa SDN 2 Jatibarat Jepara Diduga Keracunan Jajanan Mi Keliling

Rhobi Shani • 8 January 2026 16:08

Jepara: Sebanyak 11 siswa dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Jatibarat, Desa Pulodarat, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara diduga keracunan jajanan mi keliling pada Kamis, 8 Januari 2025. Gejala awal yang dialami siswa yakni buang air besar maupun muntah pada pukul 08:00-09:30 WIB. 

"Muntahnya masih bentuk mie semua dan warna merah, agak merah pewarna," ungkap Guru SDN 2 Jatibarat, Zuliyati. 

Zuliyati mengatakan bahwa ini adalah kali pertama sekolahnya mengalami dugaan keracunan. Ia merinci, siswa yang keracunan terdiri dari dua siswa kelas 1, satu siswa kelas 2, empat siswa kelas 3, tiga siswa kelas 4, dan satu siswa kelas 5.
 


Awalnya, para siswa hanya mengeluhkan diare biasa. Namun, tak disangka gejala tersebut juga disertai muntah-muntah.

"Awal hanya dua anak, kemudian berlanjut yang lain ikut nyusul muntahnya sama semua," kata Zuliyati. 

Dokter IGD Puskesmas Pecangaan dr Eva Nuruliyana menyatakan bahwa 11 siswa telah menerima penanganan medis di puskesmas akibat dugaan keracunan. Ia merinci, satu siswa masih harus menjalani rawat inap untuk perawatan intensif, sementara 10 siswa lainnya diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

"Untuk siswa yang diopname ada satu orang, 10 sudah dibawa pulang," ungkap Eva. 

Eva menjelaskan bahwa awalnya siswa-siswa tersebut dibawa ke Poliklinik Kesehatan Desa (PKD). Namun, karena gejala serupa juga muncul pada beberapa siswa lainnya, pihak sekolah kemudian memutuskan untuk membawa mereka ke puskesmas terdekat.

"Awalnya ada anak yang melapor ke guru karena mau buang air besar saat mau pelajaran. Anak itu rumah depan sekolah dan BAB di rumah. Terus neneknya tiba-tiba datang ke sekolah dan bilang kalau cucunya muntah-muntah," beber Eva. 


ilustrasi medcom.id


Ia menyebut bahwa dugaan penyebab keracunan 11 siswa SD tersebut berasal dari jajanan mi keliling yang dijual di depan sekolah. Untuk penyelidikan lebih lanjut, petugas dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Jepara telah mengambil sampel jajanan mi yang diduga memicu keracunan.

"Tadi dari pihak Labkesda mendatangi sekolah untuk ambil makanan yang diduga jadi penyebab keracunan," ungkap Eva.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)