Panglima Pastikan Santunan dan Beasiswa Pendidikan Anak Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Panglima TNI Agus Subiyanto melayat ke rumah duka almarhum Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar di Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu, 1 April 2026.

Panglima Pastikan Santunan dan Beasiswa Pendidikan Anak Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Roni Kurniawan • 1 April 2026 17:07

Cimahi: Panglima TNI Agus Subiyanto menjamin masa depan serta hak keluarga tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Kepastian tersebut disampaikan saat ia bersama istri, Evi Sophia Indra, melayat ke rumah duka almarhum Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar di Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu, 1 April 2026.

Agus tiba di rumah duka yang berlokasi di Jalan Cikendal Nomor 40, Kampung Cikendal, RT 01 RW 04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, sekitar pukul 12.48 WIB.

Kedatangan Panglima TNI disambut langsung oleh keluarga almarhum, mulai dari orang tua hingga istri Kapten Zulmi. Agus datang menggunakan kendaraan dinas tanpa pengawalan patwal. Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut.

“Kami hadir untuk turut berdukacita yang mendalam. Mereka adalah prajurit-prajurit terbaik yang sedang melaksanakan misi perdamaian,” ujar Agus di lokasi.
 


Agus menuturkan, Kapten Zulmi bersama dua prajurit TNI lainnya yang gugur dalam misi perdamaian akan mendapatkan seluruh hak sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, ketiganya juga akan dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).

Agus merinci, santunan dari Asabri sebesar Rp350 juta akan diberikan kepada keluarga. Pemerintah juga menyiapkan beasiswa pendidikan bagi anak almarhum sebesar Rp30 juta, serta menjamin keberlanjutan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.


Pasukan Perdamaian UNIFIL PBB

“Gaji akan diberikan 12 bulan penuh sebesar 100 persen. Tabungan hari tua juga akan dihitung sejak awal masa dinas di militer,” jelas Agus.

Panglima TNI memastikan negara hadir untuk memberikan penghormatan sekaligus menjamin kesejahteraan keluarga prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)