Kapolresta Manado Kombes Irham Halid dalam Breaking News Metro TV. Foto: Tangkapan Layar.
Gempa Sulut, 1 Tewas 2 Luka di Manado
Siti Yona Hukmana • 2 April 2026 08:39
Jakarta: Gempa bumi di Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) menimbulkan korban jiwa dan luka di Manado. Adapun, gempa ini bermagnitudo 7,6 skala richter yang terjadi Kamis, 2 April 2026 pagi.
"Begitu kami mendeteksi adanya gempa bumi dengan berkekuatan 7,3 skala richter dan mendapatkan informasi bahwa akibat daripada gempa tersebut menimbulkan atau mengakibatkan adanya runtuhan daripada salah satu gedung di wilayah kami yaitu gedung olahraga Koni Sario dan runtuhan dari gedung tersebut menimpa warga masyarakat yang berada di sekitar TKP," kata Kapolresta Manado Kombes Irham Halid dalam Breaking News Metro TV, Kamis, 2 April 2026.
Irham melanjutkan, berdasarkan pendataan ada beberapa gedung-gedung tinggi termasuk rumah sakit mengalami keretakan pada dinding-dinding, di antaranya rumah sakit Advent dan Siloam. Irham menyebut selain korban jiwa, ada korban luka atas nama Hadi Setiawan, 54.
"Beliau pada saat kejadian gempa berada di sekitar TKP dan pada bagian kaki beliau tertusuk benda tajam berupa paku yang merupakan bagian daripada puing-puing keruntuhan gedung Koni Sario," ungkap Irham.

Gempa Bumi 7,6 SR runtuhkan bangunan di Manado. Foto: Tangkapan Layar.
Lalu, korban luka lainnya Rini Parlan, pemilik foto pelangi yang beralamat di Sario. Ia melompat dari lantai 2 gedung untuk mengevakuasi diri. Namun, berhasil selamat tanpa luka berat.
"Alhamdulillah, Puji Tuhan, bahwa setelah kita lakukan evakuasi terhadap yang bersangkutan ke Rumah Sakit Bayangkara Polda Sulawesi Utara dilakukan foto rontgen pada bagian tubuh beliau tidak ditemukan adanya fraktur ataupun patah tulang, hanya cuma akibat benturan pada saat beliau terjatuh atau meloncat dari lantai 2 foto pelangi tersebu," ungkap Irham.