Misteri 2 Janin di Septic Tank Apartemen Malang, Polisi Dalami Dugaan Praktik Aborsi

Petugas Polsek Lowokwaru bersama tim INAFIS Polresta Malang Kota dan relawan medis mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara/istimewa

Misteri 2 Janin di Septic Tank Apartemen Malang, Polisi Dalami Dugaan Praktik Aborsi

Daviq Umar Al Faruq • 3 March 2026 09:38

Malang: Penemuan dua jenazah bayi di bak penampungan limbah atau septic tank sebuah apartemen di Jalan Raya Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, mengarah pada dugaan praktik aborsi. Polresta Malang Kota kini mendalami kemungkinan adanya aktivitas ilegal yang berlangsung di salah satu unit hunian tersebut.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, memastikan proses penyelidikan masih berjalan dan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga telah memanggil manajemen apartemen untuk dimintai keterangan sekaligus membuka akses data penghuni.

"Pihak apartemen sudah kami panggil untuk berkolaborasi. Diduga ada praktik aborsi, karena dari hasil identifikasi ternyata jenazah bayi ini beda umur, yaitu yang satu masih 5 bulan dan satunya masih 6 bulan," ujar Rahmad Aji, Selasa, 3 Maret 2026.

Temuan perbedaan usia kandungan itu menjadi titik awal pengembangan kasus oleh penyidik. Polisi menduga peristiwa tersebut tidak terjadi dalam waktu yang bersamaan, sehingga membuka kemungkinan adanya pola tertentu.

Sejumlah rekaman kamera pengawas di area apartemen telah dianalisis untuk menelusuri aktivitas mencurigakan. Penyidik juga menelusuri saluran pembuangan yang terhubung ke sekitar 70 unit apartemen guna mempersempit sumber asal temuan.
 


"Sejauh ini belum ada yang mencurigakan dari CCTV. Ini masih terus kita dalami dengan menyisir para penghuni apartemen," jelas Rahmad Aji.

Sebelumnya diberitakan, penemuan mengejutkan terjadi di sebuah apartemen di Jalan Raya Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Jumat sore, 6 Februari 2026. Dua jenazah bayi yang masih berbentuk janin ditemukan mengambang di bak penampungan limbah di area lantai paling bawah gedung.

Temuan itu bermula saat petugas kebersihan melakukan pengurasan rutin. Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, mengatakan proses pembersihan dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dengan menggunakan truk tangki penyedot.

"Pada mulanya, ketiga saksi melakukan pembersihan dan berlanjut dengan menguras bak limbah sekira pukul 15.00 WIB. Limbah tersebut dikuras dengan cara disedot menggunakan truk tangki," ujar Lukman, Sabtu, 7 Februari 2026.


Ilustrasi Medcom.id

Setelah tangki pertama penuh, penyedotan dilanjutkan memakai armada kedua. Pada saat itulah saksi mendengar benda jatuh dari saluran pembuangan kloset menuju bak limbah.

"Saat dicek oleh saksi, ternyata barang yang jatuh itu adalah dua jenazah bayi yang masih berbentuk janin. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian," jelas Lukman.

Laporan tersebut segera ditindaklanjuti. Petugas Polsek Lowokwaru bersama tim INAFIS Polresta Malang Kota dan relawan medis mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil pemeriksaan awal, kedua janin diketahui berjenis kelamin laki-laki. Kondisinya masih lengkap dengan ari-ari atau tali pusar yang menempel dan diperkirakan berusia sekitar enam bulan kandungan.

Selanjutnya, kedua jenazah bayi itu dievakuasi ke Kamar Jenazah RSUD Dr Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan lebih lanjut. Polisi memastikan proses penyelidikan masih berlangsung, termasuk membuka kemungkinan penelusuran bersama pihak pengelola apartemen guna mengungkap asal-usul janin tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)