Dua Jasad Janin Ditemukan di Septic Tank Apartemen Malang, Polisi Selidiki

Petugas Polsek Lowokwaru bersama tim INAFIS Polresta Malang Kota dan relawan medis mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara/istimewa.

Dua Jasad Janin Ditemukan di Septic Tank Apartemen Malang, Polisi Selidiki

Daviq Umar Al Faruq • 7 February 2026 15:20

Malang: Penemuan mengejutkan terjadi di sebuah apartemen di Jalan Raya Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Jumat sore, 6 Februari 2026. Dua jenazah bayi yang masih berbentuk janin ditemukan mengambang di bak penampungan limbah atau septic tank di area lantai paling bawah gedung.

Temuan itu bermula saat petugas kebersihan melakukan pengurasan rutin. Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, mengatakan proses pembersihan dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dengan menggunakan truk tangki penyedot.

"Pada mulanya, ketiga saksi melakukan pembersihan dan berlanjut dengan menguras bak limbah sekira pukul 15.00 WIB. Limbah tersebut dikuras dengan cara disedot menggunakan truk tangki," ujar Lukman, Sabtu 7 Februari 2026.

Petugas Polsek Lowokwaru bersama tim INAFIS Polresta Malang Kota dan relawan medis mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara/istimewa.

Setelah tangki pertama penuh, penyedotan dilanjutkan memakai armada kedua. Pada saat itulah saksi mendengar benda jatuh dari saluran pembuangan kloset menuju bak limbah.

"Saat dicek oleh saksi, ternyata barang yang jatuh itu adalah dua jenazah bayi yang masih berbentuk janin. Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian," jelas Lukman.

Laporan tersebut segera ditindaklanjuti. Petugas Polsek Lowokwaru bersama tim INAFIS Polresta Malang Kota dan relawan medis mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil pemeriksaan awal, kedua janin diketahui berjenis kelamin laki-laki. Kondisinya masih lengkap dengan ari-ari atau tali pusar yang menempel dan diperkirakan berusia sekitar enam bulan kandungan.

"Dari hasil keterangan yang didapat, para saksi tidak mengetahui lubang pipa kloset jenazah bayi tersebut berasal. Namun yang jelas, pipa tersebut merupakan saluran dari kamar-kamar yang ada di apartemen tersebut," terang Lukman.

Selanjutnya, dua jenazah bayi itu dievakuasi ke Kamar Jenazah RSUD Dr Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan lebih lanjut. Polisi memastikan proses penyelidikan masih berlangsung, termasuk membuka kemungkinan penelusuran bersama pihak pengelola apartemen untuk mengungkap asal-usul janin tersebut.

"Saat ini, anggota Unit Reskrim Polsek Lowokwaru masih melakukan penyelidikan. Tidak menutup kemungkinan, akan berkoordinasi dengan pihak pengelola apartemen untuk menelusuri keberadaan pelaku," jelas Lukman.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)