Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meninjau Halte Universitas Pancasila di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang baru diresmikan. Foto: Antara.
Wagub DKI Pastikan Penguatan Transportasi Publik di Jakarta
Gabriella Thesa Widiari • 15 September 2026 14:27
Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terus memperkuat akses transportasi publik di Ibu Kota. Salah satunya, dengan peresmian Halte Universitas Pancasila di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
"Ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik yang inklusif, aman, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat,” kata Rano, dilansir dari Antara, Selasa, 15 September 2026.
Baca Juga :
Sebanyak lima rute yang dilayani, yakni 4B Stasiun Manggarai-Universitas Indonesia dengan 18 unit armada, 9H Cipedak-Pasar Minggu dengan tujuh unit armada, D21 Universitas Indonesia-Lebak Bulus 29 unit armada, JAK.44 Andara-Universitas Pancasila 30 unit armada, serta JAK.64 Terminal Pasar Minggu-Aselih 24 unit armada.
Waktu tunggu rute 4B, 9H, dan D21 mencapai 10 menit pada jam sibuk, sedangkan JAK.44 dan JAK.64 lebih rapat, yakni lima menit pada jam sibuk.
“TransJakarta merealisasikan pembangunan fisik halte, sementara Universitas Pancasila turut mendorong pemanfaatannya oleh mahasiswa dan sivitas akademika sebagai bagian dari upaya beralih ke transportasi publik,” ujar Rano.
Menurut dia, fasilitas halte tersebut juga dirancang untuk mendukung kebutuhan seluruh pengguna, termasuk kelompok yang membutuhkan aksesibilitas. Revitalisasi itu merupakan hasil kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Transjakarta, dan Universitas Pancasila.

Ilustrasi TransJakarta. Foto: dok. MI.
Rano pun berharap halte tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama, sekaligus menjadi contoh kolaborasi dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang setara dan aksesibel.
Dalam kesempatan itu, Rano turut mengenang Universitas Pancasila sebagai salah satu lokasi syuting serial "Si Doel Anak Sekolahan" pada 1991. Ia mengingat adegan ketika tokoh Si Doel yang diperankannya menjalani wisuda di kampus tersebut.