Mendagri Tito Karnavian (kanan) didampingi Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal mengunjungi salah satu posko gempa di NTT. Foto: Istimewa.
Mendagri Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Manggarai Timur
Anggi Tondi Martaon • 18 August 2026 02:12
Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA meninjau dan menyerahkan bantuan kepada korban gempa di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Senin, 17 Agustus 2026. Dalam kesempatan itu Mendagri berdialog dengan warga dan memastikan pemerintah menyiapkan bantuan atas kerusakan rumah warga.
Tito menjelaskan pendataan dilakukan oleh Pemda. Kemudian, hasil pendataan ditandatangani oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) serta Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) setempat.
"Kecepatannya sangat tergantung dari pendataan. Kalau didatakan, sudah nyampai ke Bupati, setelah itu ditandatangani juga oleh Kapolres sama Pak Kajari," ujar Tito melalui keterangan tertulis, Selasa, 18 Agustus 2026.
"Nanti yang mendatanya dari desa. Nanti desa menyampaikan kepada Pak Bupati. Bupati nanti akan merekap rumah siapa rumahnya rusak ringan, sedang, atau berat," terang Tito.
Dalam kesempatan itu, Tito juga menyerahkan 2 genset dan 10 velbed ke Posko Relawan Bencana Ronting di Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur. Tito juga menyerahkan 3 genset dan 15 velbed ke Posko Damer untuk mendukung pelayanan kesehatan.
Tidak hanya itu, Tito memberikan tali asih Rp15 juta per jiwa yang wafat kepada perwakilan keluarganya. Lalu, Rp200 juta kepada dua desa di Kecamatan Lamba Leda Utara.
.jpeg)
Mendagri Tito Karnavian didampingi Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal menyerahkan bantuan kepada korban gempa di NTT. Foto: Istimewa.
Dirjen Bina Adwil, Safrizal ZA yang turut mendampingi kunjungan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk hadirnya negara dalam setiap kejadian bencana. "Percayalah, negara hadir," tegas Safrizal.
Menurut Safrizal, pemerintah tidak hanya hadir dalam proses penyaluran bantuan. Namun juga memastikan koordinasi penanganan bencana hingga tahap pemulihan dapat berjalan efektif di tingkat daerah.
Safrizal menambahkan, koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mempercepat respons terhadap kondisi masyarakat terdampak. Dengan sinergi tersebut, kebutuhan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan disesuaikan dengan langkah penanganan yang diperlukan.
"Pemerintah senantiasa berada di tengah masyarakat untuk memastikan pemulihan berjalan cepat dan kehidupan warga kembali pulih," ungkap Safrizal.
Sebelum peninjauan lapangan, Mendagri memimpin Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur. Mendagri menegaskan, hasil peninjauan lapangan akan dibahas langsung dalam rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah kementerian, lembaga, dan BUMN.