Kemenkes Targetkan Imunisasi TBC Nasional Dimulai Bertahap pada 2029

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.

Kemenkes Targetkan Imunisasi TBC Nasional Dimulai Bertahap pada 2029

Muhammad Adyatma Damardjati • 13 August 2026 18:04

Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan program imunisasi nasional untuk penyakit Tuberkulosis (TBC) dapat mulai direalisasikan secara bertahap pada 2029. Langkah ini sebagai upaya menekan angka penularan dan fatalitas penyakit paru-paru tersebut.

"Tahun 2029 kita mulai bertahap dengan imunisasi TBC dan bisa menurunkan kematian," ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin usai memantau peluncuran skrining kesehatan di Pondok Pesantren Terpadu Khairul Ummah, Jakarta Utara, Kamis, 13 Agustus 2026.
 


Budi mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini menjadi salah satu dari tujuh negara di dunia yang dipercaya melangsungkan uji klinis (clinical trial) vaksin TBC. Keterlibatan ini tidak terlepas dari peran aktif Indonesia di kancah kesehatan global.

"Indonesia adalah salah satu dari 7 negara di dunia yang melakukan clinical trial vaksin TBC. Dulu Indonesia tidak masuk. Saya diangkat oleh Dr. Tedros dari WHO (World Health Organization) sebagai co-chair untuk Global TB Vaccine Accelerator bersama Menteri Kesehatan Brazil. Jadi saya minta, yuk lakukan uji klinisnya di Indonesia," tutur Budi.


Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.

Ia menjelaskan bahwa progres uji klinis vaksin TBC yang tengah berjalan saat ini menunjukkan hasil sangat memuaskan. Jika seluruh tahapan riset dan pengujian rampung sesuai linimasa, vaksin TBC diproyeksikan mulai masuk tahap produksi massal pada 2028.

Setelah ketersediaan vaksin terjamin, Kemenkes bersiap mengeksekusi program imunisasi TBC nasional secara bertahap pada tahun berikutnya. Budi sangat optimistis keberadaan vaksin akan menjadi instrumen paling krusial dalam menghentikan penyebaran TBC di tanah air.

"Kita tahu semua penyakit menular kayak cacar air dulu bisa berhenti karena imunisasi. Penyakit menular seperti Covid-19 itu berhentinya karena imunisasi," ujar Budi.

(Fachri Audhia Hafiez)