Iran Sebut Serangan AS-Israel Tewaskan 223 Perempuan dan 202 Anak-anak

Kehancuran di Teheran usai serangan AS-Israel. Foto: The New York Times

Iran Sebut Serangan AS-Israel Tewaskan 223 Perempuan dan 202 Anak-anak

Fajar Nugraha • 16 March 2026 11:18

Teheran: Kementerian Kesehatan Iran melaporkan bahwa sedikitnya 223 perempuan dan 202 anak-anak tewas akibat rangkaian serangan udara Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari 2026.

“Korban tewas mencakup tiga perempuan hamil dan 12 anak-anak di bawah usia lima tahun,” ujar Kementerian Kesehatan Iran, dikutip dari Kantor Berita Fars, Senin 16 Maret 2026.

“Selain korban jiwa, kementerian juga mencatat sedikitnya 41 anak-anak mengalami luka-luka akibat gempuran tersebut,” imbuh pernyataan tersebut.

Selain memakan korban jiwa dari kalangan sipil, serangan gabungan AS-Israel dilaporkan telah melumpuhkan fasilitas medis di berbagai wilayah Iran. Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 153 pusat kesehatan mengalami kerusakan signifikan yang menghambat upaya penanganan medis darurat.

Ketegangan bersenjata meningkat tajam sejak akhir Februari lalu setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan operasi militer bersama ke wilayah Iran. Serangan tersebut diperkirakan telah menewaskan total 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk. Pemerintah Iran menegaskan bahwa penggunaan infrastruktur sipil sebagai target serangan oleh pasukan gabungan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan internasional. 

Sementara itu, pihak Washington dan Tel Aviv hingga kini belum memberikan komentar resmi terkait rincian data korban perempuan dan anak-anak yang dirilis oleh Teheran tersebut.

(Kelvin Yurcel)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)