Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. Foto: ANTARA/Genta Tenri Mawangi..
Prabowo Perintahkan Kampus Jadi 'Asisten' Pemda Sukseskan Program ASRI
Fachri Audhia Hafiez • 4 May 2026 18:37
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto untuk menggerakkan perguruan tinggi di seluruh Indonesia agar terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Kampus-kampus diharapkan dapat berperan sebagai "asisten" bagi pemerintah daerah (pemda) guna menyukseskan Gerakan Nasional Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI).
"Bapak Presiden telah memberikan petunjuk dan arahan beberapa waktu lalu bahwa kampus-kampus, terutama bidang-bidang yang relevan dengan kebutuhan daerah, misalnya penanganan sampah, kerapian, terkait dengan program ASRI Bapak Presiden, bagaimana pemda-pemda itu bisa dibantu, di-back up oleh kampus-kampus, peneliti, guru-guru besar," ujar Brian di Istana Kepresidenan Jakarta, dilansir Antara, Senin, 4 Mei 2026.
Brian menjelaskan bahwa berbagai disiplin ilmu akan dikerahkan untuk membantu permasalahan teknis di daerah, seperti arsitektur untuk penataan kota, serta teknik lingkungan dan teknik mesin untuk solusi penanganan sampah.
Prabowo secara khusus meminta agar setiap provinsi maupun kabupaten/kota memiliki tim dari kampus yang siap memberikan rekomendasi langsung kepada kepala daerah.
Langkah ini dinilai sejalan dengan program "Kemendiktisaintek Berdampak" yang bertujuan memastikan hasil penelitian dan pengajaran di kampus relevan dengan kebutuhan masyarakat.
.jpg)
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Widya Prabowo.
Untuk mengawali langkah tersebut, Brian segera memanggil perwakilan dari berbagai kampus ternama guna membentuk tim pendamping kepala daerah secara terstruktur.
"Tadi, Bapak Presiden minta (keterlibatan kampus) lebih terstruktur lagi supaya seluruh kampus bisa berperan," tambah Brian.
Pertemuan yang berlangsung selama tiga jam tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi lainnya, termasuk Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, CTO Danantara Sigit Puji Santosa, dan Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan. Kehadiran jajaran lintas sektor ini menandakan upaya serius pemerintah dalam memperkuat konektivitas antara akademisi, industri, dan pertahanan nasional.