Luas Karhutla Riau Capai 15.738,9 Hektare hingga Juli 2026

Operasi pemadaman darat oleh Manggala Agni di Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir , Provinsi Riau ANTARA/HO-Manggala Agni

Luas Karhutla Riau Capai 15.738,9 Hektare hingga Juli 2026

Lukman Diah Sari • 12 August 2026 16:38

Pekanbaru: Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat luasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau periode Januari hingga Juli 2026 telah mencapai 15.738,9 hektare (ha). Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra Kemenhut RI, Ferdian Krisnanto, menyampaikan berdasarkan data tersebut kebakaran paling parah terjadi di ekosistem lahan gambut.

Menurut catatan Kemenhut, luas area gambut yang terbakar mencapai 14.423,5 ha. Sementara itu, area lahan mineral yang terbakar tercatat seluas 1.315,5 ha.

"Tentunya ini bukan masalah capaian, ini adalah peringatan penting. Kondisi cuaca, iklim, dan El Nino yang kuat perlu kita waspadai ke depan. Eskalasi bisa jadi akan terus naik seiring dengan puncak musim kemarau," kata Ferdian, melansir Antara, Rabu, 12 Agustus 2026.

Dia mengatakan data tersebut berdasarkan hasil analisis citra satelit atas kerja sama Kemenhut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Kementerian Lingkungan Hidup. Berdasarkan rincian wilayah, Kabupaten Bengkalis menjadi daerah terdampak paling parah dengan total kebakaran mencapai 8.316,0 ha.

Daerah terparah berikutnya adalah Kabupaten Pelalawan dengan total luas 4.591,3 ha. Selanjutnya, Kabupaten Indragiri Hilir mencatatkan kebakaran seluas 997,8 ha, diikuti Kota Dumai seluas 607,1 ha.

Setelah itu ada Kabupaten Rokan Hilir (392,5 ha), Siak (281,2 ha), Kepulauan Meranti (199,3 ha), dan Kuantan Singingi (104,4 ha). Daerah dengan luasan di bawah seratus hektare meliputi Kabupaten Indragiri Hulu (98,3 ha), Kampar (90,1 ha), Rokan Hulu (51,6 ha), serta Kota Pekanbaru dengan luasan terkecil, yaitu 9,4 ha.

Kebakaran hutan di area Kaldera Bromo yang semakin meluas. Foto: Dokumentasi Balai Besar TNBTS.

Saat ini, seluruh personel Manggala Agni beserta satuan tugas (satgas) terkait terus dikerahkan secara optimal untuk melakukan penanganan dan pencegahan agar kebakaran tidak semakin meluas seiring meningkatnya ancaman musim kemarau.

Saat ini, Manggala Agni melakukan operasi pemadaman darat di Kabupaten Kampar oleh Daerah Operasi (Daops) Pekanbaru. Kemudian, Manggala Agni Daops Dumai dan Siak beroperasi di Bengkalis dan Rokan Hilir, serta Daops Rengat di Indragiri Hulu.

(Lukman Diah Sari)