Kondisi perairan di pesisir Kota Kupang, Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur. ANTARA/Yoseph Boli Bataona
Warga Pesisir NTT Diminta Waspada Rob hingga 7 Februari 2026
Lukman Diah Sari • 5 February 2026 08:41
Kupang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di wilayah pesisir Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai banjir rob. Lantaran rob yang berpotensi terjadi pada 5-7 Februari 2026.
“Potensi banjir rob ini terjadi akibat adanya fenomena fase perigee pada 30 Januari 2026 dan bulan purnama pada 2 Februari 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang Yandri Anderudson Tungga di Kupang, Kamis, 5 Februari 2026, melansir Antara.
Rob pada 5-7 Februari 2026 diprakirakan terjadi di pesisir Pulau Flores-Alor, pesisir Pulau Sumba, pesisir Pulau Timor, pesisir Pulau Timor-Raijua, dan pesisir Pulau Timor-Rote.
.jpg)
Kondisi perairan di pesisir Kota Kupang, Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur. ANTARA/Yoseph Boli Bataona
Pihaknya telah mengeluarkan informasi peringatan dini potensi rob yang mulai berlaku sejak Kamis, 5 Februari hingga Sabtu, 7 Februari 2026. BMKG juga mengingatkan rob dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman masyarakat, serta aktivitas tambang garam.
“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan informasi cuaca maritim dari BMKG,” pesan dia.