Potensi Nonakademik Jadi Bekal Penting Siswa di Era Pendidikan 4.0

Ilustrasi pendidikan. Foto: Dok. Medcom.id

Potensi Nonakademik Jadi Bekal Penting Siswa di Era Pendidikan 4.0

Deny Irwanto • 7 February 2026 10:07

Cibubur: Sebanyak 2.884 siswa dari 76 tim sekolah BPK Penabur Jakarta, mulai jenjang TK, SD, SMP, SLTA hingga Intercultural, mengikuti ajang Best Student Choir Festival (BSCF) 2026 di Aula SMAK Penabur Kota Wisata, Cibubur, Jawa Barat, 5–7 Februari 2026.

Ketua BPK Penabur Jakarta, Kenny Lim, mengatakan pengembangan potensi nonakademik menjadi bagian penting dalam menghadapi era pendidikan 4.0 yang berorientasi pada pembelajaran berpusat pada siswa.

"Keterampilan abad 21 atau 5C menjadi bekal penting bagi siswa agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. BSCF menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan potensi tersebut," kata Kenny Lim dalam keterangan pers dikutip Sabtu, 7 Februari 2026.

Melalui kegiatan paduan suara, siswa dilatih membangun komunikasi dan kolaborasi dalam tim, berpikir kritis dalam memahami partitur dan teknik vokal, mengasah kreativitas melalui koreografi, serta memecahkan persoalan secara sistematis saat menghadapi kendala dalam tim.

76 tim sekolah BPK Penabur Jakarta jenjang TK, SD, SMP, SLTA hingga Intercultural, mengikuti BSCF 2026 di Aula SMAK Penabur Kota Wisata, Cibubur, Jawa Barat. Dokumentasi/ istimewa

BSCF merupakan ajang dua tahunan yang rutin diselenggarakan BPK Penabur Jakarta sejak 2017 sebagai bagian dari komitmen pengembangan pendidikan holistik bagi siswa, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga nonakademik.

Pada BSCF 2026, panitia mengusung tema 'Berpadu Suara, Bersatu Hati Membangun Karakter Anak Negeri'. Kompetisi ini tidak hanya menjadi wadah unjuk kemampuan vokal, tetapi juga sarana pembentukan karakter positif siswa, seperti disiplin, kerja sama, konsistensi, sikap saling menghargai, komunikasi, kreativitas, serta kepercayaan diri.

BSCF 2026 dibuka pada Kamis, 5 Februari 2026, sekaligus mempertandingkan kategori jenjang SMP. Acara pembukaan dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. 

Kompetisi jenjang SD dan SLTA digelar pada Jumat, 6 Februari 2026, sementara kategori TK serta penutupan dan pemberian penghargaan berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Salah satu peserta, Gilbert Dominick Amri Sihite, siswa kelas V SDK Penabur Kota Wisata dari tim Mazmur Children Choir, mengaku telah mempersiapkan diri selama enam bulan.

"Aku dan tim berlatih sejak Agustus tahun lalu. Aku juga menjaga kesehatan dengan makan makanan sehat, mengurangi minum air dingin, dan tidur cukup," ungkapnya.

Rekan setim Gilbert, Mireya Lovena Brahmana, siswa kelas VI SDK Penabur Kota Wisata, mengatakan latihan mandiri di rumah turut dilakukan di luar jadwal latihan bersama.

"Di rumah aku biasanya fokus belajar dulu, lalu latihan menyanyi. Aku juga rutin minum vitamin dan air hangat supaya tetap fit," kata Mireya.

Delapan tim terbaik dari masing-masing jenjang akan dipilih untuk melaju ke ajang Penabur International Choir Festival (PICF) 2026 yang akan digelar pada 7–12 September 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)