Para pekerja sedang membangun hunian sementara (huntara) di Bener Meriah. Foto: ANTARA/HO-Diskominfo Bener Meriah.
Menteri PU: 1.200 Huntara Aceh-Sumatra Rampung Pertengahan Februari
Rona Marina Nisaasari • 4 February 2026 17:38
Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum (PU), Doddy Hanggodo, menargetkan pembangunan 1.200 unit Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana di wilayah Aceh dan Sumatra rampung pada pertengahan Februari 2026. Proyek ini dikebut agar warga terdampak dapat segera pindah dari tenda darurat sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
“Huntara dari (Kementerian) PU itu targetnya sebelum ramadan, sekitar pertengahan bulan ini (Februari). Yang seribu dua ratus unit itu tersebar di Sumatera, termasuk Aceh,” tutur Doddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.
Baca Juga :
Komisi XI DPR Tunggu Surat Rekomendasi Bos OJK
Doddy menjelaskan bahwa dalam proses percepatan pembangunan ini, Kementerian PU tidak bekerja sendiri. Pihaknya menjalin kolaborasi intensif dengan berbagai instansi lintas sektoral guna memastikan hunian tersebut layak ditempati dalam waktu singkat.
“Pembuatan huntara melibatkan berbagai macam pihak. Mulai dari TNI, Polri, BNPB dan Danantara,” tambah Doddy.
.jpg)
Para pekerja sedang membangun hunian sementara (huntara). Foto: Dok. Istimewa.
Senada dengan Kementerian PU, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga memprioritaskan pemindahan warga dari tenda pengungsian ke Huntara. Memasuki bulan kedua pascabencana di Aceh dan Sumatra, penyerahan unit hunian dilakukan secara bertahap seiring dengan pembenahan infrastruktur penunjang di lokasi.
Berdasarkan data terbaru dari BNPB, total pembangunan Huntara di Provinsi Aceh secara keseluruhan mencapai 7.346 unit yang tersebar di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, sebarannya mencakup 393 unit di Pidie Jaya, 12 unit di Pidie, dan 609 unit di Nagan Raya. Pemerintah terus memastikan segala kebutuhan dasar di lokasi huntara dapat terpenuhi dengan baik sebelum warga menempatinya secara penuh.