Angka Kasus Positif Ebola Lampaui 100 di Tiga Provinsi RD Kongo

Kasus positif Ebola melampaui 100 di tiga provinsi RD Kongo hingga Minggu, 24 Mei 2026. (Anadolu Agency)

Angka Kasus Positif Ebola Lampaui 100 di Tiga Provinsi RD Kongo

Willy Haryono • 25 May 2026 14:41

Kinshasa: Kementerian Komunikasi Republik Demokratik Kongo mengumumkan jumlah kasus Ebola yang terkonfirmasi telah melampaui 100 orang hingga akhir pekan kemarin, sejak wabah tersebut mulai terdeteksi pada 15 Mei di Provinsi Ituri.

Otoritas kesehatan juga mencatat lebih dari 900 kasus suspek di 11 zona kesehatan. Virus terus menyebar ke Provinsi Ituri, Kivu Utara, dan Kivu Selatan yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga.

Kasus Melonjak di Tiga Provinsi

Laporan pemerintah pada Minggu, 24 Mei 2026, menyebut wabah awalnya muncul di Ituri sebelum menyebar ke Kivu Utara dan Kivu Selatan. Penyebaran tersebut mempersulit upaya pengendalian karena wilayah perbatasan yang terbuka dan terbatasnya infrastruktur kesehatan.

Petugas kesehatan terus melakukan pengawasan, pemeriksaan, dan kampanye kesadaran masyarakat di daerah terdampak. Pemerintah menegaskan bahwa kewaspadaan dan kepatuhan terhadap langkah pencegahan tetap penting untuk menekan penularan.

Otoritas juga terus melacak kontak erat dan mengisolasi pasien yang terkonfirmasi positif, terutama di wilayah padat penduduk.

Virus Terdeteksi di Uganda

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut sedikitnya tujuh orang meninggal dunia akibat wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo sejak bulan lalu.

Dilansir dari media Yeni Safak, Senin, 25 Mei 2026, lembaga kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu menaikkan tingkat kewaspadaan menjadi sangat tinggi karena wabah belum menunjukkan tanda melambat.

Di Uganda, tiga kasus baru dilaporkan muncul pada Sabtu sehingga total infeksi menjadi lima kasus sejak wabah dimulai. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Afrika memperingatkan 10 negara menghadapi risiko tinggi penularan lintas batas.

Negara-negara tersebut meliputi Rwanda, Kenya, Tanzania, Angola, Burundi, Republik Afrika Tengah, Republik Kongo, Ethiopia, Sudan Selatan, dan Zambia.

Aktivitas Sosial Dihentikan

Pemerintah Republik Demokratik Kongo menghentikan sejumlah aktivitas sosial di Provinsi Ituri, termasuk kegiatan olahraga dan pertemuan umum untuk mencegah penyebaran virus lebih luas.

Sejumlah negara tetangga juga memperketat pengawasan perbatasan dan membatasi perjalanan dari Republik Demokratik Kongo. Pemeriksaan kesehatan tambahan diterapkan di titik perlintasan guna mendeteksi kemungkinan kasus baru. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Jumlah Kasus Dugaan Ebola di RD Kongo Tembus 900

(Willy Haryono)