Seorang petugas tim SAR gabungan membuka pelampung hasil temuan pada Kamis (10/9/2026) yang diidentifikasi di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, pada Jumat (11/9/2026). ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.
Pencarian 5 Jurnalis Liput Anak Krakatau, Tim SAR Dalami Temuan Pelampung
Siti Yona Hukmana • 11 September 2026 12:51
Jakarta: Tim SAR gabungan mendalami dan menelusuri penemuan pelampung di wilayah Gunung Anak Krakatau. Hal ini untuk memastikan apakah alat keselamatan tersebut berhubungan dengan rombongan jurnalis hilang kontak yang hingga kini masih dalam proses pencarian.
"Untuk hasil identifikasi pelampung, kami sudah berkoordinasi dengan Polda, termasuk Polairud. Hari ini, kami akan mendalami lagi, pemeriksaan tentang objek yang ditemukan tersebut, jadi saya harap teman-teman bersabar, nanti dari teman-teman Polairud akan menyampaikan hasil penyelidikan dan hasil pemeriksaannya seperti apa," kata Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, dilansir Antara, Jumat, 11 September 2026.
"Saya tidak berani memberikan statement. Kita mungkin semua belum bisa berandai-andai sejauh itu. Seperti yang saya sampaikan di awal, kami akan koordinasikan dengan pihak yang terkait, di sinilah fungsi penggabungan," ujar Amrad.

Operasi SAR hari ketiga di perairan Selat Sunda diperluas hingga 2.483 NM² dengan melibatkan lebih dari 280 personel gabungan. (Dok. IST)
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul membenarkan pihaknya menemukan satu pelampung saat mencari lima jurnalis yang hilang kontak di laut wilayah Anak Krakatau. Meski demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah pelampung tersebut milik salah satu para jurnalis atau awak kapal.
"Hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah pelampung yang ditemukan tersebut merupakan milik lima jurnalis yang hilang kontak atau tidak," kata Tunggul saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Kamis, 10 September 2026.
Tunggul menjelaskan, pelampung tersebut ditemukan oleh KAL Anyer I-3-64 Lanal Banten saat melaksanakan proses pencarian pada hari ketiga di sebelah barat Perairan Cikoneng-Labuan. Yakni perairan yang berada di dekat Anyer, Banten, Kamis, 10 September 2026.