SPKLU Signature Andara yang berada di Cinere, Depok. Fasilitas ini menjadi SPKLU ke-5.081 dan SPKLU Signature keempat yang dioperasikan PLN. (Dok. Istimewa)
SPKLU Signature Hadir di Andara Depok, Pengisian Daya hingga 120 kW
Duta Erlangga • 12 September 2026 15:39
Depok: PT PLN (Persero) menambah infrastruktur pengisian kendaraan listrik melalui peresmian SPKLU Signature Andara di Cinere, Depok, pada Selasa, 8 September 2026. Fasilitas tersebut menjadi SPKLU ke-5.081 yang dioperasikan PLN secara nasional sekaligus SPKLU Signature keempat.
Penambahan fasilitas tersebut dilakukan seiring dengan perkembangan penggunaan kendaraan listrik dan kebutuhan terhadap infrastruktur pengisian daya di berbagai wilayah.

Peresmian SPKLU Signature Andara di Depok, Jawa Barat oleh Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Nurlely Aman (keempat dari kiri), Executive Vice President Umum dan Aset Properti PLN, Khairullah (ketiga dari kiri) dan ?CEO PT Niscala Energi Indonesia, Lawrence (ketiga dari kanan) disaksikan Wakil Direktur Utama PLN, Yusuf Didi Setiarto (keempat dari kanan) dan Plh. General Manager PLN UIP JBB, Irwanto Wahyu Kusumo (paling kiri) pada Selasa, 8 September 2026. (Dok. Istimewa)
Berbeda dengan SPKLU reguler yang ditempatkan di sejumlah lokasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna kendaraan listrik, SPKLU Signature dikembangkan dengan fasilitas pendukung yang lebih lengkap.
Wakil Direktur Utama PLN Yusuf Didi Setiarto mengatakan pengembangan SPKLU menjadi bagian dari upaya PLN mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
“Ini bukan sekadar peresmian. Pesan yang ingin kami sampaikan adalah PLN siap mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik. Kami terus memperkuat infrastruktur dan layanan agar masyarakat semakin nyaman menggunakan kendaraan listrik,” ujar Didi.
Menurut Didi, pengembangan ekosistem kendaraan listrik membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak. PLN membuka kerja sama dengan mitra untuk memperluas infrastruktur sekaligus meningkatkan layanan SPKLU.
“Pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak bisa dilakukan PLN sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan infrastruktur dan layanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Semangat gotong royong ini yang terus kami dorong agar pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik dapat berjalan
semakin kuat,” kata Didi.
Dilengkapi Ultra Fast Charging
SPKLU Signature Andara berdiri di atas lahan seluas 1.100 meter persegi. Fasilitas tersebut memiliki enam mesin pengisian daya Ultra Fast Charging dengan 12 nozzle berkapasitas 120 kilowatt (kW).Selain fasilitas pengisian daya, SPKLU tersebut dilengkapi charging assistant, Wi-Fi, premium lounge, CCTV, penanda area parkir, serta fasilitas pengisian angin.
Dalam pengoperasiannya, PLN berkolaborasi dengan PT Niscala Energi Indonesia sebagai mitra operator layanan SPKLU.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Nurlely Aman mengatakan pengembangan SPKLU juga diarahkan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik.
“Jadi, pembangunan SPKLU tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur pengisian daya, tetapi juga bagaimana menghadirkan kenyamanan dan pengalaman yang baik bagi pengguna kendaraan listrik. Kolaborasi seperti ini akan terus kami kembangkan untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik ke depan,” ujar Nurlely.
Hingga saat ini, PLN mengoperasikan 5.081 mesin SPKLU di 3.180 lokasi di seluruh Indonesia, termasuk empat SPKLU Signature.
Salah satu pengguna EV melakukan pengisian daya kendaraan listrik di SPKLU Signature Andara. (Dok. Istimewa)
Pengguna Soroti Kecepatan Pengisian
Pengguna kendaraan listrik asal Bogor, Hari, mengatakan fasilitas pendukung menjadi salah satu hal yang diperhatikan pengguna saat melakukan pengisian daya.“Harapannya setiap SPKLU seperti SPKLU Signature Andara ini memiliki fasilitas yang lengkap, khususnya toilet, karena fasilitas ini sangat penting bagi saya,” ujar Hari.
Ia juga menilai layanan Ultra Fast Charging membantu pengguna menghemat waktu. Menurut Hari, pengisian daya dari 40% hingga 100% membutuhkan waktu sekitar 20 menit.
“Kalau menggunakan Ultra Fast Charging lebih diuntungkan karena lebih hemat waktu. Pengisian daya dari 40 persen hingga 100 persen cukup sekitar 20 menit. Nozzle-nya juga lebih modern,” imbuhnya.
Pengguna lainnya, Suratno, menilai kondisi fasilitas dan antrean di SPKLU Signature Andara cukup mendukung proses pengisian daya.
“Di sini bersih dan nyaman untuk digunakan. Antreannya juga tidak begitu banyak, jadi proses pengisian daya bisa lebih cepat,” ujar Suratno.
PLN menyatakan akan terus memperluas jaringan SPKLU dan meningkatkan layanan sesuai dengan perkembangan kebutuhan pengguna kendaraan listrik.