Korban Tewas Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol Bertambah Jadi 46 Orang

Sedikitnya 46 orang tewas dalam tabrakan kereta AVE dan Iryo di Toledo, Spanyol. (Anadolu Agency)

Korban Tewas Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol Bertambah Jadi 46 Orang

Willy Haryono • 28 October 2026 20:00

Madrid: Jumlah korban tewas tabrakan dua kereta cepat di dekat Stasiun Urda, Provinsi Toledo, Spanyol bertambah menjadi 46 orang pada Rabu, 28 Oktober 2026, menurut laporan kantor berita UNN yang mengutip data dari surat kabar El País dan La Vanguardia.

Menurut sumber dari layanan darurat 112, kereta cepat AVE bertabrakan dengan kereta Iryo yang sedang berhenti di jalur rel. Dua gerbong dilaporkan tergelincir dan jatuh dari tanggul.

Informasi awal menunjukkan kereta AVE kemungkinan menabrak bagian belakang kereta Iryo sehingga menyebabkan dua gerbong Iryo keluar dari rel.

Pemerintah daerah otonom Castilla-La Mancha mengonfirmasi jumlah korban tewas dalam sebuah pernyataan resmi.

"Sebanyak 46 orang tewas dalam kecelakaan kereta api di Toledo setelah kereta Renfe menabrak bagian belakang kereta Iryo yang berhenti karena alasan yang belum diketahui," ujarnya.

Tragedi Adamuz

Pihak pemerintah khawatir jumlah korban dapat bertambah. Sumber pemerintah mengatakan kepada media bahwa kecelakaan tersebut berpotensi lebih parah daripada tragedi Adamuz.

Operator kereta Renfe melaporkan bahwa layanan kereta yang menghubungkan Madrid, Ciudad Real, dan Andalusia dihentikan sementara. Pemerintah juga membatalkan agenda kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada hari itu.

Tabrakan dua kereta cepat terbaru ini mengingatkan pada tabrakan dua kereta cepat di Adamuz, Provinsi Córdoba, Spanyol, pada 18 Januari 2026. Kecelakaan tersebut menewaskan 45 orang dan melukai lebih dari 100 penumpang.

Penyebab kecelakaan di dekat Stasiun Urda masih belum diketahui secara pasti. Pemerintah memperingatkan bahwa jumlah korban dalam insiden terbaru tersebut masih berpotensi meningkat.

Baca juga: Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 10 Orang, Korban Dikhawatirkan Bertambah

(Willy Haryono)