Ilustrasi. Foto: Dok MI
IHSG Berpotensi Rebound, Ini 6 Rekomendasi Saham Layak Koleksi
Eko Nordiansyah • 20 October 2026 09:45
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami pelemahan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa, 20 Oktober 2026, IHSG berada di zona merah sebesar 4.980,163.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.20 WIB, IHSG justru berbalik menguat sebanyak 62,948 poin setara 1,26 persen ke level 5.059,557. IHSG berada di level tertinggi 5.143 dan terendah di 4.980.
Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, saham Wall Street bervariasi. Pada Senin, 19 Oktober 2026, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,07 persen, S&P 500 naik 0,41 persen, dan Nasdaq Composite menguat 1,11 persen.
Nasdaq Composite memimpin penguatan seiring kembalinya minat investor terhadap sektor cip dan saham-saham lain terkait AI setelah aksi jual tajam pekan lalu. Selain itu, investor menantikan laporan laba perusahaan-perusahaan utama.
Di sisi lain, bursa Asia bervariasi dengan mayoritas naik pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,62 persen dan Topix menguat 0,04 persen. Di Tiongkok daratan, CSI 300 naik 0,09 persen. Selain itu, indeks TAIEX Taiwan turun 0,61 persen, Kospi Korea Selatan melesat 1,76 persen ASX 200 Australia naik 0,44 persen.
Sementara itu, IHSG kemarin, 19 Oktober, ditutup turun 3,64 persen, disertai dengan net sell asing sebesar Rp2,28 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BBCA, TLKM, BMRI dan AADI.
“IHSG berpotensi sedikit teknikal rebound ke 5.020-5.160. Bisa pergunakan untuk take profit terlebih dulu, karena potensi lanjut koreksi masih terbuka selama ketidakpastian MSCI masih ada. Diperkirakan support IHSG: 4.750-4.850 dan resist IHSG: 5.020-5.160,” kata Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam risetnya.
Baca Juga :
IHSG Dibuka ke Level 4.980 Selasa Pagi

(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan ide perdagangan hari ini, yaitu: KLBF, EMAS, TAPG, ESSA, INKP, dan ERAA.
Berikut ini trading plan-nya:
1. KLBFBuy if Break Rp660, dengan target dekat di Rp680-Rp705. Cutloss di bawah Rp630.
2. EMAS
Buy on Weakness dengan area beli di Rp6.575-Rp6.625, cutloss di bawah Rp6.500. Target dekat di Rp6.800-Rp7.000.
3. TAPG
Buy on Weakness dengan area beli di Rp1.700-Rp1.730, cutloss di bawah Rp1.700. Target dekat di Rp1.770-Rp1.800.
4. ESSA
Buy on Weakness dengan area beli di Rp462-Rp470, cutloss di bawah Rp452. Target dekat di Rp490-Rp496.
5. INKP
Spec Buy dengan area beli di Rp6.475-Rp6.500, cutloss di bawah Rp6.400. Target dekat di Rp6.750-Rp6.900.
6. ERAA
Buy on Weakness dengan area beli di Rp486-Rp494, cutloss di bawah Rp480. Target dekat di Rp498-Rp510.