Saham Big Caps Tekan IHSG di Awal Perdagangan

IHSG pada pembukaan perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Foto: Metrotvnews.com/Andika Fauzan Azhari

Saham Big Caps Tekan IHSG di Awal Perdagangan

Andika Fauzan Azhari • 19 October 2026 10:28

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini dibuka turun hingga 200 poin. Pada pembukaan perdagangan Senin, 19 Oktober 2026, IHSG langsung terlempar ke zona merah hingga berada ke level 4.944,69.

Mengacu data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 09:01 WIB, IHSG tercatat merosot 240,42 poin atau setara 4,64 persen. Tekanan tajam tersebut membuat indeks acuan ini langsung kehilangan pijakan di level psikologis 5.000.

Pada menit-menit awal perdagangan, total nilai transaksi yang tercatat di bursa mencapai Rp2,764 triliun. Sementara itu, volume perdagangan yang ditransaksikan mencapai 2,199 miliar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 130.361 kali transaksi.

Saham-saham big caps (kapitalisasi pasar besar) menjadi penekan utama IHSG, dengan jajaran saham paling aktif berdasarkan frekuensi mengalami pelemahan signifikan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terpantau merosot 6,86 persen ke Rp4.820 per saham, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 5,68 persen ke Rp2.480 per saham, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 4,13 persen ke level Rp3.250 per saham.


(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Sektor perbankan dan telekomunikasi tekan indeks

Selain jajaran perbankan big caps, aksi lepas saham oleh investor juga menekan saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang melemah 6,58 persen ke posisi Rp1.775. Selanjutnya, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga merosot 4,71 persen ke level Rp2.430 per saham.

Meskipun laju IHSG tertahan di zona merah, sejumlah saham emiten mampu mencatatkan penguatan tajam dan masuk dalam jajaran top gainers. Penguatan dipimpin oleh saham PT Bank of India Indonesia Tbk, (BSWD) yang melonjak 20,00 persen ke level Rp6.750.  

Posisi top gainers kemudian disusul oleh saham PT Guna Timur Raya Tbk atau TRUK yang melesat 24,84 persen ke Rp4.020, serta PT Pioneerindo Gourmet International Tbk atau PTSP yang menguat 24,72 persen ke level Rp2,220 per saham.

(Eko Nordiansyah)