Keterlibatan Masyarakat Kawal Program Pemerintah Terus Digalakkan

Ketua Dewan Pengawas Abpednas, Reda Manthovani (kiri), bersama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda (kanan). Foto: Istimewa.

Keterlibatan Masyarakat Kawal Program Pemerintah Terus Digalakkan

Siti Yona Hukmana • 30 September 2026 23:31

Jakarta: Masyarakat terus mengawal program pemerintah agar berjalan dengan lancar dan manfaatnya dapat dirasakan hingga desa. Pengawasan ini, salah satunya dilakukan oleh Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) dan Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas).

Organisasi ini terus mengembangkan sejumlah program yang menyentuh langsung masyarakat di tingkat desa. Program tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan organisasi dan soliditas anggota, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan ekonomi, peningkatan keamanan lingkungan hingga keterlibatan masyarakat dalam pengawasan program pemerintah.

"Salah satu program yang tengah didorong adalah pemberdayaan anggota melalui kegiatan produktif seperti greenhouse, budidaya ayam petelur serta ikan," kata Ketua Dewan Pengawas Abpednas, Reda Manthovani, dalam keterangan tertulis, Rabu, 30 September 2026.

Menurut Jaksa Agung Muda bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung ini, program tersebut dapat menjadi alternatif bagi anggota untuk meningkatkan kemandirian ekonomi, termasuk bagi mereka yang belum mendapatkan insentif dari pemerintah daerah.

“Misalnya belum ada insentif dari pemerintah, tapi mereka bisa berupaya sendiri. Ada greenhouse, ada ayam petelur, ada ikan,” ujar Reda.

Program pemberdayaan tersebut juga melibatkan dukungan dari pengusaha lokal. Menurut Reda, kepedulian dunia usaha dapat dibangun melalui kontribusi sosial atau CSR. Sehingga, program di tingkat masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.

Ia menilai penguatan Linmas juga memiliki kaitan dengan iklim usaha di daerah. Dengan keamanan lingkungan yang semakin terjaga, aktivitas masyarakat dan dunia usaha diharapkan dapat berjalan lebih kondusif.

Peresmian SPPG Tridadi Kabupaten Sleman. Metrotvnews.com/ Ahmad Mustaqim

Selain pemberdayaan ekonomi, Abpednas dan Aslinmas mendorong program Jaga Dapur MBG. Program ini dirancang sebagai sarana bagi masyarakat untuk ikut mengawasi kualitas makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Reda menjelaskan, masyarakat dapat melaporkan kondisi atau kualitas makanan melalui sistem yang telah disiapkan. Dokumentasi berupa foto dapat dimasukkan ke dalam sistem, sehingga laporan tersebut dapat diteruskan kepada pihak terkait untuk mendapat perhatian.

“Jangan sampai keracunan. Kualitas yang jelek saja laporkan, supaya bisa menjadi perhatian,” ujar Reda.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Abpednas Aditya Yusma, mengatakan berbagai program tersebut sejalan dengan upaya membangun Indonesia dari tingkat paling bawah, khususnya desa. Aditya menyebut Abpednas dan Aslinmas ingin memperkuat sinergi dengan pemerintah di tingkat provinsi, kabupaten, kota hingga desa agar program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih luas.

“Tujuan utama kita yang pertama mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, terutama Asta Cita ke-6 membangun dari bawah, dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” ujar Aditya.

Program yang telah berjalan di Jawa Tengah juga diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain. Reda menyebut pengembangan usaha produktif seperti ayam petelur, ikan nila dan lele dapat diterapkan di daerah yang sedang membentuk kepengurusan Aslinmas.

Dengan demikian, keberadaan Abpednas dan Aslinmas tidak hanya diarahkan sebagai wadah organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi desa dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam berbagai program pembangunan.

(Siti Yona Hukmana)