Dorong Daya Saing, 500 UMKM Bakal Dapat Fasilitas Branding

Mendag Budi Santoso memberikan keterangan media di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Foto: ANTARA/Maria Cicilia Galuh.

Dorong Daya Saing, 500 UMKM Bakal Dapat Fasilitas Branding

Husen Miftahudin • 6 October 2026 15:33

Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan pemerintah menyiapkan fasilitas branding bagi sekitar 500 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

Program tersebut mencakup penguatan tampilan dan pengenalan produk UMKM agar lebih dikenal konsumen serta memiliki daya saing di pasar.

"Nanti akan ada fasilitas branding, artinya produk Bapak-Ibu itu bagaimana supaya menjadi terkenal," ujar Budi di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 6 Oktober 2026.

Budi mengatakan penguatan merek dagang menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan daya saing produk UMKM. Menurut dia, kualitas produk perlu didukung kemasan dan identitas merek yang mampu menarik perhatian konsumen.

Program tersebut akan diluncurkan dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang berlangsung pada Rabu-Minggu, 14-18 Oktober 2026, di ICE BSD, Tangerang, Banten.

Setelah peluncuran, Kementerian Perdagangan akan melakukan proses seleksi terhadap UMKM yang mendapatkan fasilitas branding. "Setelah Trade Expo nanti akan diseleksi. Seingat saya hampir 500-an, 500 UMKM," kata dia.
 


Trade Expo Indonesia Meluncur, Targetkan Transaksi Capai USD16,5 Miliar

(Ilustrasi pameran Trade Expo Indonesia. Foto: dok MI)

 

Pendampingan UMKM


Budi mengatakan program branding merupakan bagian dari sinergi pemerintah dengan berbagai pihak untuk meningkatkan daya saing UMKM.

Selain penguatan merek, pemerintah memberikan pendampingan terkait standardisasi, kemasan, kualitas, dan akses pasar.

Budi berharap dukungan tersebut dapat mendorong lebih banyak produk UMKM bersaing di pasar domestik sekaligus membuka peluang masuk ke pasar ekspor.

"Jadi kita sudah banyak bekerja sama dengan instansi yang mereka baik hati semua ya, membantu kita semua, membantu UMKM untuk meningkatkan daya saing para UMKM sehingga bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri," kata Budi.

(Husen Miftahudin)