Buku Kinarya dan Ekspresi Artistik Batik Jawa Barat Resmi Diluncurkan

Peluncuran buku Kinarya dan Ekspresi Artistik Batik Jawa Barat. (Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan)

Buku Kinarya dan Ekspresi Artistik Batik Jawa Barat Resmi Diluncurkan

Roni Kurniawan • 25 October 2026 13:08

Bandung: Yayasan Batik Jawa Barat resmi meluncurkan buku Kinarya dan Ekspresi Artistik Batik Jawa Barat untuk mendokumentasikan kekayaan budaya batik. Buku ini juga dapat memperluas pengetahuan masyarakat mengenai sejarah dan ragam motif batik di Jawa Barat.

Ketua Yayasan Batik Jawa Barat, Sendy Dede Yusuf mengatakan, peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam menghadirkan literasi batik yang lebih luas dan menyeluruh bagi masyarakat.

"Alhamdulillah, buku ini telah diluncurkan sesuai dengan waktu yang tepat. Terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga buku ini hadir untuk menambah pengetahuan dan wawasan mengenai batik," ujar Sendy dalam peluncuran buku Kinarya dan Ekspresi Artistik Batik Jawa Barat di Hotel Golden Flower Bandung, Minggu, 25 Oktober 2026.


Buku tersebut mengulas sejarah perkembangan batik serta kekayaan motif yang tersebar di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat untuk mengenal ciri khas batik dari berbagai daerah sekaligus mendorong pelestarian warisan budaya Indonesia.

Sendy menjelaskan, penerbitan buku tersebut melanjutkan upaya Yayasan Batik Jawa Barat dalam mendokumentasikan kekayaan batik daerah. Sebelumnya, yayasan telah menerbitkan sejumlah buku, di antaranya Batik Priangan dalam format bilingual atau dua bahasa, Batik Pesisir Selatan, dan Batik Pesisir Utara.

Berbeda dengan peluncuran sebelumnya yang mengangkat wilayah atau karakteristik tertentu, buku Kinarya dan Ekspresi Artistik Batik Jawa Barat menghadirkan pembahasan yang lebih menyeluruh mengenai perkembangan batik di seluruh kabupaten/kota di Jabar.

Menurut Sendy, pendokumentasian tersebut penting untuk memperkenalkan keberagaman motif batik yang lahir dari latar belakang sejarah, tradisi, dan karakter budaya masing-masing daerah. Kekayaan tersebut menjadi bagian dari identitas budaya Jawa Barat yang perlu terus dikenali dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Namun, kali ini kami menghadirkan buku batik yang mengulas secara menyeluruh perkembangan dan kekayaan motif batik dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat. Ini merupakan bagian dari upaya edukasi sekaligus pelestarian batik yang kami lakukan," tutur Sendy.


Budaya membatik. Foto: Istimewa


Melalui peluncuran buku ini, Yayasan Batik Jawa Barat berharap masyarakat semakin memahami bahwa batik tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyimpan sejarah, pengetahuan, dan identitas budaya daerah. Dokumentasi tertulis diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat, komunitas batik, serta generasi muda yang ingin mengenal lebih jauh warisan budaya tersebut.

"Upaya pendokumentasian dan pengenalan batik daerah juga menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan tradisi membatik di tengah perkembangan zaman. Dengan mengenali sejarah dan karakter motif dari setiap wilayah, kekayaan batik Jawa Barat diharapkan tetap terpelihara dan semakin dikenal oleh masyarakat luas," ungkap Sendy.

(Silvana Febiari)