KIB Diprediksi Bubar, Merapat ke PDIP
25 April 2023 17:58
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) diprediksi bakal bubar dan bergabung dengan PDIP dalam koalisi besar pendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Koalisi yang terdiri dari Partai Golkar, PAN dan PPP itu dinilai sosok capres dengan elektabilitas yang tinggi untuk bersaing di bursa pemilihan presiden.
"Tampaknya dengan pertimbangan di atas, ditambah kandidat di dalam KIB elektabilitasnya kecil, mereka bisa jadi memutuskan untuk bergabung (koalisi besar bersama PDIP)," ujar peneliti dari Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof Lili Romli.
Lili menyebut dari pertimbangan power seeking, besar kemungkinan KIB akan bergabung mendukung Ganjar. Partai-partai yang tergabung di KIB juga sangat dekat dengan PDIP.
"Apalagi Sandiaga Uno yang sekarang gabung dengan PPP, digadang-gadang sebagai cawapresnya Ganjar. Begitu juga dengan Airlangga Hartarto," kata Prof Lili Romli.
Di sisi lain, sebagai partai-partai pendukung pemerintah KIB juga tentu ingin menjagal Anies Baswedan yang diusung Koalisi Perubahan. Sehingga bergabung dalam koalisi besar merupakan alternatif untuk bisa memenangkan capres pilihan pemerintah.
"Pertimbangan lain, sepertinya mereka melihat bahwa kandidat dari Koalisi Perubahan sebagai common enemy sehingga mereka harus bersatu dalam koalisi besar," kata dia.
Meski demikian, Lili berharap KIB bisa tetap pada komitmennya menjadi pesaing di pilpres nanti. Sehingga harapan masyarakat agar pilpres tidak hanya head to head dua paslon bisa terwujud di 2024.