Presiden Rusia Vladimir Putin. (Anadolu Agency)
Putin Kecam Serangan Bom di Islamabad, Siap Perkuat Kerja Sama dengan Pakistan
Willy Haryono • 7 February 2026 13:23
Moskow: Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam serangan bom bunuh diri di sebuah masjid di Islamabad, Pakistan, sebagai tindakan “biadab” dan tidak berperikemanusiaan.
Kecaman tersebut disampaikan dalam pesan belasungkawa kepada Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif, seraya menyatakan solidaritas Rusia kepada rakyat Pakistan.
“Pembunuhan terhadap orang-orang saat menjalankan ibadah keagamaan merupakan bukti lebih lanjut dari sifat terorisme yang biadab dan tidak berperikemanusiaan,” kata Putin dalam pernyataan yang disampaikan Kremlin dan dikutip Antara, Sabtu, 7 Februari 2026.
Putin menyatakan Moskow siap untuk “semakin memperluas kerja sama dengan mitra Pakistan di bidang penanggulangan terorisme”, yang menandai kesiapan Rusia mempererat koordinasi keamanan dengan Pakistan.
Ia juga meminta agar simpati dan dukungan tulus Rusia disampaikan kepada keluarga serta kerabat para korban tewas, serta mendoakan kesembuhan cepat bagi seluruh korban yang mengalami luka-luka.
Otoritas Pakistan menyebutkan sedikitnya 31 orang tewas dan 169 lainnya luka-luka dalam serangan bom bunuh diri di Imambargah Khadijah-tul-Kubra, sebuah tempat ibadah Muslim Syiah di kawasan Shehzad Town, Islamabad. Pelaku diketahui meledakkan bahan peledak setelah dihadang aparat keamanan.
Sementara itu, India melalui Kementerian Luar Negeri juga mengecam pengeboman tersebut dan menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa.
Namun, New Delhi menolak tudingan Islamabad mengenai keterlibatan India dalam serangan tersebut. Pemerintah India menyebut tuduhan itu “tidak berdasar” dan “tidak bermakna”.
Sebelumnya, juru bicara Perdana Menteri Pakistan menuding serangan itu didalangi India, seraya menegaskan bahwa insiden tersebut tidak akan mengganggu pemulihan ekonomi maupun posisi diplomatik Pakistan.
Pemerintah India membantah tuduhan tersebut dan menyatakan Pakistan tidak seharusnya menyalahkan pihak lain atas masalah keamanan di dalam negeri.
Baca juga: Kecam Bom Bunuh Diri di Pakistan, India dan Afghanistan Bantah Terlibat