Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja. (Metrotvnews.com/ Antonio)
Dikeluhkan Warga, TPS Ilegal di Tambun Utara Bekasi Ditutup
Antonio • 14 April 2026 14:51
Bekasi: Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat akan menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal di wilayah Kampung Turi, RT 01/06 dan di RT05/05, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi untuk segera menghentikan aktivitas pembuangan sampah di lokasi tersebut. Sebab, keberadaan TPS ilegal itu dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tidak sedap serta berdampak pada kesehatan.
“Dampaknya sudah dirasakan warga, terutama terkait kesehatan akibat udara yang tidak baik, maka untuk sementara kita tutup dulu pembuangan sampah di sini,” tegasnya di Bekasi, Selasa, 14 April 2026.
Baca Juga :
Pemerintah Siap Tutup TPS Liar di Bekasi
Ia menjelaskan, penutupan TPS ilegal ini menjadi langkah awal penanganan sampah di wilayah tersebut. Pihaknya juga akan menyiapkan solusi jangka panjang yang lebih terstruktur dan ramah lingkungan.
“Kalau masyarakat ingin usaha pengolahan limbah, silakan. Tapi harus sesuai aturan, tidak mencemari lingkungan, dan perizinannya harus jelas. Nanti kita koordinasikan dengan Dinas LH dan perizinan,” kata Asep.
Asep mengakui persoalan sampah di Kabupaten Bekasi saat ini sudah masuk kategori darurat. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dan kolaboratif untuk menanganinya.

Tumpukan sampah di Bekasi. (Dokumentasi/ Metro TV)
Pemerintah daerah tengah menyiapkan sejumlah solusi untuk mengatasi persoalan tersebut. Salah satunya melalui kerja sama dengan pihak swasta dalam pengolahan sampah menjadi bahan baku industri hingga energi listrik.
“Kita sudah bekerja sama dengan pihak swasta untuk pengolahan sampah, termasuk pemanfaatan sebagai bahan baku industri dan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL),” ujar Asep.
Dia berharap persoalan sampah di Kabupaten Bekasi dapat ditangani secara bertahap. “Harapannya dalam beberapa tahun ke depan, persoalan sampah, termasuk di Burangkeng, bisa teratasi secara bertahap,” harap Asep.