Kapan Puasa Arafah 2026? Ini Bacaan Niat serta Keutamaannya

Ilustrasi: Pexels

Kapan Puasa Arafah 2026? Ini Bacaan Niat serta Keutamaannya

Riza Aslam Khaeron • 16 April 2026 09:28

Jakarta: Puasa Arafah merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan setiap tanggal 9 Zulhijah, tepat satu hari sebelum Hari Raya Iduladha. Ibadah ini memiliki keutamaan besar, yakni dapat menghapuskan dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang bagi mereka yang menjalankannya.
 
Anjuran dan keutamaan puasa Arafah telah banyak dijelaskan dalam hadis, salah satunya dari Hadis Riwayat Muslim, sebagaimana disampaikan Nabi Muhammad SAW:

“Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menjadi penebus (dosa) setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya,” (HR. Muslim No. 197).

Lantas, kapan pelaksanaan puasa Arafah tahun ini dan bagaimana niatnya? Berikut penjelasannya!
 

Kapan Pelaksanaan Puasa Arafah 2026?

Mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama, Hari Raya Iduladha 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Penetapan ini sejalan dengan keputusan yang disampaikan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H yang menetapkan 10 Zulhijah atau Iduladha pada Rabu, 27 Mei 2026.

Maka, jika mengacu pada ketentuan tersebut, puasa Arafah akan dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026, tepat satu hari sebelum Hari Raya Iduladha. Namun, tanggal tersebut masih bersifat sementara.

Kepastian pelaksanaan puasa Arafah tetap menunggu keputusan hasil sidang isbat penetapan awal Zulhijah oleh Kementerian Agama (Kemenag) yang biasanya digelar pada akhir bulan Zulkaidah.
 

Niat Puasa Arafah


Ilustrasi: Freepik

Pelaksanaan puasa Arafah tidak jauh berbeda dengan puasa sunah lainnya, yaitu berniat pada malam hari dan berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam.

Selain itu, terdapat juga dua puasa sunnah lainnya yang dapat dilaksanakan menjelang Iduladha yakni puasa Zulhijah dan puasa Tarwiyah. Keduanya memiliki keutamaan tersendiri dan sangat dianjurkan. Berikut niat bacaannya:

1. Niat Puasa Zulhijah (1-7 Zulhijah)
  • Lafal Niat: Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala.
  • Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Zulhijah karena Allah ta’ala”.
2. Niat Puasa Tarwiyah (8 Zulhijah)
  • Lafal Niat: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.
  • Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’ala”.
3. Niat Puasa Arafah (9 Zulhijah)
  • Lafal Niat: Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.
  • Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’ala”.
 
Baca Juga:
Salat Jamak Magrib dan Isya: Niat dan Tata Cara
 

Keutamaan Puasa Arafah

Melansir laman NU Online Banten, terdapat sejumlah keutamaan jika umat Muslim melaksanakan puasa Arafah, di antaranya:
  1. Dilipatgandakan pahala ibadah: Pada sepuluh hari pertama Zulhijah pahala akan dilipatgandakan dibandingkan bulan lainnya.
  2. Penghapusan dosa: Berpuasa pada 9 Zulhijah (Hari Arafah) dapat menghapus dosa selama 2 tahun (setahun lalu dan setahun mendatang).
  3. Hari pembebasan dari siksa neraka: Keutamaan dari Hari Arafah adalah Allah lebih banyak membebaskan hambanya dari api neraka dibandingkan hari lain.
Itu dia informasi seputar tanggal pelaksanaan puasa Arafah beserta niat dan keutamaannya. Dengan melaksanakan puasa ini diharapkan dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

(Surya Mahmuda)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)