Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Dok Kemenko Perekonomian
Soal Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi, Airlangga: Masih Dikaji
Eko Nordiansyah • 7 April 2026 09:03
Jakarta: Pemerintah masih mengkaji kemungkinan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan hasil kajian tersebut nantinya akan disampaikan kepada publik setelah prosesnya rampung.
"Itu masih dikaji. Jadi nanti pada waktu pengkajian selesai nanti pasti juga akan disampaikan ke publik," kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 7 April 2026.

(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)
BBM subsidi tidak naik
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026.Ia menyampaikan masyarakat tak perlu khawatir, sebab hitungan fiskal telah dilakukan dengan asumsi harga minyak dunia rata-rata USD100 per barel hingga akhir tahun.
Dengan berbagai langkah efisiensi anggaran, pemerintah bakal mampu menjaga defisit di kisaran 2,9 persen. Purbaya juga memastikan anggaran negara masih cukup guna menopang kebijakan tersebut.
Bahkan, pemerintah masih memiliki bantalan fiskal berupa sisa anggaran lebih (SAL) sekitar Rp420 triliun yang dapat digunakan jika terjadi tekanan tambahan.
"Kalau kepepet itu masih bisa dipakai, tapi rasanya kita ke sana masih jauh karena harga minyak kecil peluangnya bertahan di atas 100 (dolar AS per barel) untuk waktu yang berkepanjangan kalau kita lihat politiknya di Amerika Serikat seperti apa," tuturnya.
Ia pun mengimbau masyarakat tidak khawatir terhadap kondisi fiskal pemerintah, seraya menegaskan bahwa kapasitas anggaran masih memadai untuk menanggung berbagai konsekuensi kebijakan yang diambil.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com