Kondisi di salah satu penjara yang menampung tahanan Palestina di Israel. (Anadolu Agency)
Mesir Sebut Hukuman Mati untuk Tahanan Palestina di Israel 'Eskalasi Berbahaya'
Willy Haryono • 31 March 2026 09:13
Kairo: Pemerintah Mesir melontarkan kecaman keras terhadap langkah parlemen Israel (Knesset) yang meloloskan rancangan undang-undang yang mengizinkan eksekusi mati terhadap tahanan Palestina.
Kairo menilai kebijakan tersebut sebagai eskalasi berbahaya yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah konflik kedua pihak.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip Voice of Emirates, Selasa, 31 Maret 2026, Mesir menegaskan bahwa undang-undang tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum kemanusiaan internasional dan Konvensi Jenewa. Kebijakan ini juga dinilai merusak jaminan dasar atas proses peradilan yang adil bagi warga Palestina.
Pemerintah Mesir menyebut legislasi tersebut mencerminkan pendekatan diskriminatif yang sistematis. Undang-undang ini dinilai memperkuat kebijakan pemisahan melalui penerapan hukum yang berbeda antara warga Palestina dan kelompok lainnya.
Kairo menegaskan bahwa legislasi Israel tidak berlaku bagi warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, sehingga dinilai tidak sah secara hukum. Langkah ini dianggap bertentangan dengan prinsip kesetaraan di hadapan hukum serta merusak tatanan hukum internasional.
Mesir memperingatkan bahwa pemberlakuan hukuman mati akan memperburuk situasi keamanan dan kemanusiaan di wilayah pendudukan. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi meningkatkan ketegangan di tengah eskalasi militer yang sedang berlangsung di Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Kairo juga menilai tindakan sepihak Israel akan mempersulit upaya internasional dalam mengendalikan krisis dan mencapai stabilitas di kawasan Timur Tengah.
Menutup pernyataannya, Mesir mendesak komunitas internasional untuk segera mengambil langkah tegas serta memenuhi tanggung jawab moral dan hukum mereka. Dunia internasional diminta memastikan perlindungan bagi rakyat Palestina dan menjaga hak-hak mereka dari pelanggaran sistematis.
Mesir menegaskan penolakan mutlak terhadap seluruh kebijakan unilateral Israel dan menyerukan kepatuhan penuh terhadap hukum internasional demi terciptanya perdamaian regional. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: RUU Hukuman Mati untuk Tahanan Palestina di Israel Tuai Kecaman Global