Atasi Bau, 1.300 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Diangkut

Tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza.

Atasi Bau, 1.300 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Diangkut

Cony Brilliana • 11 January 2026 14:19

Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Timur terus mempercepat pengangkutan tumpukan sampah yang mangkrak di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Hingga hari keempat penanganan, Minggu, 11 Januari 2026, puluhan armada dikerahkan bekerja ekstra guna menghilangkan sumber bau menyengat yang selama ini dikeluhkan warga sekitar.

“Sekitaran tingginya paling sekitar 2 meteran dan sampah-sampah lama sudah reduksi dengan begini nanti insya Allah kedepannya tidak terlalu bau lagi,” ungkap Kasatpel Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah, di lokasi, Minggu, 11 Januari 2026.
 


Dwi menjelaskan bahwa pengangkutan dilakukan secara kolaboratif melibatkan Sudin LH Jakarta Timur, Unit Pengelola Sampah Badan Air, hingga bantuan armada dari Sudin Kepulauan Seribu. Total 48 armada diterjunkan untuk melakukan pengangkutan ganda demi mengejar target penyelesaian.

“Sampai saat ini sudah masuk hari keempat, mulai dari Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu. Alhamdulillah sudah bisa terangkut sekitar 1.300 ton dengan total ritasi sekitar 78 ritasi menggunakan berbagai macam jenis kendaraan,” tambah Dwi.


Tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza.

Pihak Dinas LH menargetkan setiap armada dapat melakukan minimal dua ritasi dalam sehari. Dengan skema ini, volume pengangkutan diharapkan segera mencapai angka 1.800 hingga 2.000 ton. Penanganan difokuskan pada sampah lama yang mengendap akibat peningkatan volume sisa sayur dan buah, serta sempat terkendala akibat perbaikan armada operasional sebelumnya.

Saat ini, kondisi tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati dilaporkan mulai menyusut signifikan. Langkah cepat ini diambil sebagai respons atas aduan masyarakat terkait kondisi lingkungan pasar yang tidak nyaman agar aktivitas niaga kembali kondusif dan sehat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)