Iran Ajukan 7 Syarat ke FIFA untuk Tampil di Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya

Timnas Iran. (Instagram/@iran_football_federation)

Iran Ajukan 7 Syarat ke FIFA untuk Tampil di Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya

Riza Aslam Khaeron • 11 May 2026 14:55

Jakarta: Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) tidak hanya berdampak pada ranah politik dan militer, tetapi juga merambah ke sektor olahraga.
 
Status keikutsertaan Iran dalam turnamen yang akan dimulai bulan depan—tepatnya pada 11 Juni di AS, Meksiko, dan Kanada—sempat diragukan dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini dipicu oleh konflik di Timur Tengah setelah AS dan Israel memicu perang melalui serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Selain itu, warga negara Iran juga masih terikat dalam kebijakan larangan perjalanan (travel ban) yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump. Federasi Sepak Bola Iran pada Sabtu, 9 Mei 2026, menyatakan bahwa negara tersebut "pasti" akan berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA 2026.

Namun, mereka mendesak agar tuan rumah turnamen mempertimbangkan kekhawatiran Teheran terkait perjalanan tim dan perlakuan yang akan diterima, sembari mengajukan sejumlah syarat dan jaminan kepada FIFA agar Iran tetap bersedia berkompetisi di ajang bergengsi tersebut.
 

7 Syarat Keikutsertaan Iran


Sumber: FIFA

Ketua Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran, Mehdi Taj, pada Sabtu, 9 Mei 2026, telah mengumumkan sepuluh poin kondisi untuk partisipasi Iran. Mengutip The Telegraph, jurnalis Iran Alireza Akbari melaporkan 7 syarat utama yang meliputi:
  • Visa tanpa hambatan bagi seluruh pemain dan staf termasuk mereka yang pernah menjalani wajib militer di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)
  • Setelah visa diterbitkan pemain dan staf tidak boleh menjadi sasaran pemeriksaan atau interogasi oleh otoritas imigrasi AS
  • Masalah visa bagi jurnalis dan penggemar Iran yang menghadiri pertandingan harus diselesaikan jauh-jauh hari
  • Otoritas AS wajib menjaga protokol keamanan tertinggi di bandara hotel rute perjalanan dan stadion
  • Penggemar hanya boleh membawa bendera resmi tim ke stadion dan tidak ada bendera lain yang diizinkan
  • Pemutaran lagu kebangsaan Iran selama semua pertandingan harus dipastikan berjalan lancar dan bebas dari gangguan
  • Pertanyaan dari jurnalis selama konferensi pers harus dibatasi secara ketat hanya pada topik yang berkaitan dengan pertandingan
 
Baca Juga:
FIFA Naikkan Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 hingga Rp570 Juta
 

Bagaimana Reaksi Trump?

Hingga berita ini disusun, baik Trump maupun Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi terhadap syarat-syarat yang diajukan oleh Teheran. Namun, sebelumnya Trump sempat menyatakan bahwa ia tidak keberatan jika Iran ikut serta dalam ajang yang digelar di Negeri Paman Sam tersebut.

"Ya, jika Gianni yang mengatakannya, saya setuju," ujar Trump pada 30 April 2026, merujuk kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang menyatakan tidak akan membatasi partisipasi Iran.

Kendati demikian, pada bulan Maret sebelumnya, Trump juga sempat melontarkan pernyataan bahwa kehadiran Timnas Iran di AS adalah sesuatu yang "tidak pantas."

"Tim Nasional Sepak Bola Iran dipersilakan mengikuti Piala Dunia, namun saya benar-benar tidak percaya bahwa kehadiran mereka di sana adalah hal yang pantas, demi nyawa dan keselamatan mereka sendiri," tulis Trump melalui platform Truth Social, melansir laporan Al-Jazeera.

Timnas Iran tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Selandia Baru, dan Mesir. Pertandingan pembuka mereka akan berlangsung melawan Selandia Baru di Inglewood, dekat Los Angeles.

Sebelumnya, Iran mencatatkan prestasi gemilang dengan lolos ke empat Piala Dunia secara berturut-turut, atau tujuh kali secara keseluruhan sepanjang sejarah. Meski begitu, mereka belum pernah sekalipun lolos dari babak penyisihan grup. Saat ini, Iran menempati peringkat 21 dunia dan hanya menelan satu kekalahan selama babak kualifikasi zona Asia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)