Menko PMK Pratikno dalam rapat Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Jakarta, Senin (23/2/2026). ANTARA/HO-Kemenko PMK
Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana Menjelang Idulfitri
Achmad Zulfikar Fazli • 23 February 2026 23:24
Jakarta: Pemerintah menekankan pentingnya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di Sumatra dengan tetap mengedepankan ketepatan sasaran, akuntabilitas, serta kepastian hukum dan sosial menjelang Idulfitri 1447 H/2026 M.
“Kita memanfaatkan kesempatan ini untuk mereviu secara cepat, permasalahan-permasalahan yang dihadapi dan kemudian solusinya seperti apa,” ujar Menko PMK Pratikno dalam rapat Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Jakarta, dilansir dari Antara, Senin, 23 Februari 2026.
Dia menegaskan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak secara terkoordinasi, dengan basis data yang valid dan administrasi yang tertib agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Kita semuanya bergerak cepat, tepat sasaran, akuntabel, dan tidak menimbulkan masalah hukum maupun sosial di kemudian hari. Oleh karena itu, masalah pendataan yang valid dan konsisten, sekaligus ruang administrasi dipenuhi untuk tidak menimbulkan masalah,” kata dia.
Baca Juga:
Mendagri Dorong Percepatan Hunian Tetap di Pidie Jaya |
Menurut Pratikno, percepatan bukan hanya soal waktu, tetapi memastikan kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat terdampak dan mampu menjadi solusi terbaik di tengah berbagai dinamika di lapangan.
“Semua bergerak memenuhi aspirasi masyarakat dan mencari titik tengah di tengah masalah yang ada, yang terbaik untuk masyarakat,” kata dia.
Dalam rapat tersebut, percepatan pembangunan hunian menjadi salah satu prioritas utama, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri agar masyarakat dapat menempati hunian yang lebih layak dan aman.
“Percepatan hunian dipercepat sebelum lebaran,” kata Pratikno.
Melalui Satgas ini, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait terus memperkuat koordinasi, sinkronisasi data, serta percepatan realisasi program rehabilitasi dan rekonstruksi agar pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat di tiga provinsi terdampak dapat berjalan optimal.