Kapan Suplemen Serat Dibutuhkan Saat Puasa? Simak Penjelasan Ahli Gizi

Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Kapan Suplemen Serat Dibutuhkan Saat Puasa? Simak Penjelasan Ahli Gizi

Fachri Audhia Hafiez • 19 February 2026 16:22

Jakarta: Pemenuhan kebutuhan serat harian selama menjalankan ibadah puasa sebenarnya dapat tercukupi melalui konsumsi makanan sehari-hari. Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes., menegaskan bahwa kunci utama kesehatan pencernaan terletak pada pola makan seimbang yang mencakup berbagai sumber nabati.

“Jika pola makan bisa seimbang, sebenarnya kebutuhan serat bisa dipenuhi dari semua jenis sayur, semua jenis buah, protein nabati, serta makanan pokok yang kaya serat seperti umbi-umbian,” ujar Rita kepada ANTARA, Rabu, 18 Februari 2026.
 


Rita menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu terpaku hanya pada sayur dan buah untuk mendapatkan serat. Sumber protein nabati seperti kacang-kacangan beserta olahannya, serta bahan pangan pokok berbasis umbi-umbian, memiliki kandungan serat yang jauh lebih tinggi dibandingkan sumber karbohidrat olahan lainnya.

Dosen Universitas Faletehan Serang ini menyoroti komposisi menu sahur dan berbuka yang sering kali salah kaprah karena didominasi karbohidrat sederhana dan lauk hewani saja. Menurutnya, menu yang lengkap dengan kombinasi protein nabati sangat membantu menjaga fungsi pencernaan tetap stabil meski frekuensi makan berkurang.

“Dalam kondisi tertentu, misalnya sudah terjadi sembelit dan mengganggu pencernaan, suplementasi serat bisa membantu mengatasi keadaan tersebut,” ucap Rita.


Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Namun, Rita memberikan catatan bahwa suplemen serat bukanlah pilihan utama. Penggunaan suplemen hanya disarankan jika kebutuhan dari makanan utuh sulit terpenuhi atau ketika gangguan pencernaan sudah muncul.

Ia mengimbau masyarakat untuk kembali ke pola makan alami dengan pengaturan menu yang beragam. Dengan menjaga keseimbangan antara sayur, buah, umbi-umbian, dan protein nabati, kecukupan serat harian selama Ramadan dapat terjamin tanpa harus bergantung pada produk tambahan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)