Pencernaan Terganggu Saat Puasa? Ahli Gizi Sarankan Konsumsi Ini

Aneka buah dan sayur segar yang kaya serat. Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari.

Pencernaan Terganggu Saat Puasa? Ahli Gizi Sarankan Konsumsi Ini

Fachri Audhia Hafiez • 19 February 2026 15:38

Jakarta: Pemilihan jenis buah dan sayur yang tepat saat sahur dan berbuka menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran sistem pencernaan selama bulan Ramadan. Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes., menyebutkan bahwa serat dari sumber alami sangat krusial untuk mencegah gangguan pencernaan akibat perubahan pola makan.

“Semua buah dan semua jenis sayur itu efektif untuk membantu pencernaan lancar. Tetapi kalau dicari yang paling cepat membantu, pepaya termasuk yang baik karena mengandung enzim pencernaan,” kata Rita kepada ANTARA, Rabu, 18 Februari 2026.
 


Rita menjelaskan bahwa pepaya memiliki keunggulan berupa enzim alami yang membantu mempercepat proses pemecahan makanan di dalam usus. Selain pepaya, ia juga merekomendasikan alpukat sebagai pilihan menu karena kandungan lemak sehatnya mampu mendukung fungsi cerna sekaligus memberikan efek kenyang lebih lama bagi orang yang berpuasa.

Pilihan lain yang tak kalah efektif adalah buah naga, yang dikenal memiliki kandungan serat dan air cukup tinggi untuk melancarkan buang air besar (BAB). Sementara itu, untuk kategori sayuran, Rita menyarankan masyarakat mengonsumsi jenis yang mudah dicerna namun tetap kaya nutrisi.

"Untuk sayuran, ia menyarankan jenis yang relatif mudah dicerna seperti bayam dan wortel. Kedua sayuran ini dinilai praktis diolah dan mudah dipadukan dengan berbagai menu utama. Selain itu, sayuran hijau lainnya serta sayur buah seperti labu siam juga baik untuk menjaga kesehatan pencernaan," ujar dosen Universitas Faletehan Serang tersebut.


Ilustrasi. Foto: Freepik.com.

Rita menekankan pentingnya pembagian porsi konsumsi serat yang seimbang antara waktu sahur dan berbuka. Hal ini diperlukan agar kebutuhan tubuh tetap terpenuhi meski frekuensi makan berkurang secara signifikan.

Kombinasi antara buah, sayur, serta asupan protein hewani dan nabati diyakini menjadi formula terbaik untuk menjaga keseimbangan gizi. Menurutnya, sinergi nutrisi tersebut tidak hanya mendukung kinerja saluran cerna tetap optimal, tetapi juga menjaga stamina tubuh sepanjang bulan suci.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)