Paskah Nasional di Manado, Polda Sulut Kerahkan 1.216 Personel Gabungan

Personel Polda Sulut dan personel gabungan disiapkan untuk mengamankan perayaan Paskah Nasional di Kota Manado. ANTARA/HO-Polda Sulut

Paskah Nasional di Manado, Polda Sulut Kerahkan 1.216 Personel Gabungan

Whisnu Mardiansyah • 9 April 2026 06:58

Manado: Wakapolda Sulawesi Utara, Brigjen Pol Awi Setiyono, mengatakan sebanyak 1.216 personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan perayaan Paskah Nasional di Manado. Kegiatan berlangsung pada 7 hingga 9 April 2026.

"Kesiapan personel serta sarana dan prasarana penting dalam rangka menjamin keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan," kata Wakapolda di Manado, Rabu, 8 April 2026.

Kota Manado, menurut dia, mendapatkan kehormatan besar sekaligus tanggung jawab sebagai penyelenggara Paskah Nasional tahun ini.

Wakapolda menyebutkan, kegiatan ini diperkirakan dihadiri sekitar 45.000 umat Kristiani dari dalam maupun luar provinsi. Sejumlah pejabat pemerintah dan pimpinan agama tingkat nasional juga direncanakan hadir.

"Kami sudah siapkan personel, sarana, dan prasarana guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kondusivitas selama kegiatan berlangsung," tegas Wakapolda, Rabu, 8 April 2026.

Wakapolda menjelaskan, personel telah ditempatkan secara tepat di titik rawan kemacetan, kecelakaan, dan kriminalitas. Penempatan ini dilakukan melalui koordinasi efektif dengan instansi terkait. Polisi juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi aksi kriminalitas yang memanfaatkan momentum Paskah Nasional.
 


Wakapolda berharap seluruh peralatan dan sarana prasarana digunakan secara maksimal untuk mendukung keberhasilan tugas. Pihaknya juga akan melakukan langkah-langkah inovatif yang sesuai hukum guna mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman bagi warga.

Dalam pengamanan Paskah Nasional ini, sebanyak 1.216 personel gabungan lintas instansi akan diterjunkan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan. Pengamanan mencakup area kedatangan seperti Bandara Sam Ratulangi, akomodasi hotel, jalur lalu lintas, hingga lokasi utama kegiatan di kawasan Megamas dan sekitarnya.

Rincian personel yang dilibatkan terdiri dari 959 personel Polri. Mereka didukung oleh 105 personel TNI, 100 orang dari organisasi kemasyarakatan (ormas), serta 50 personel Dinas Perhubungan.

Pola pengamanan akan dibagi menjadi beberapa satuan tugas (Satgas), termasuk pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, serta tim mobile dan siap gerak yang terdiri dari Brimob dan Dalmas.

Selain itu, pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan di Manado. Titik-titik tersebut meliputi Jalan Piere Tendean, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Sam Ratulangi. Langkah ini guna memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar.

"Kami mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Mari kita tunjukkan Sulawesi Utara adalah tuan rumah yang ramah dan aman bagi seluruh tamu Paskah Nasional," pesan Wakapolda.

Wakapolda juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Manado atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat kemacetan atau pengalihan jalan.

"Kita harapkan dengan pola pengamanan dan pengaturan ini, perayaan Paskah Nasional dapat berlangsung secara aman, lancar, dan khidmat," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)