Pengendara Meninggal Akibat Macet saat Banjir, Pramono Berduka

Macet saat banjir. Foto: Antara

Pengendara Meninggal Akibat Macet saat Banjir, Pramono Berduka

M Sholahadhin Azhar • 23 January 2026 13:51

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengucapkan belasungkawa, atas meninggalnya seorang pengemudi mobil di tengah kemacetan akibat banjir. Insiden terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026.

Innalillahi wa innaillaihi raji'un. Terus terang saya berduka untuk itu. Dan saya tadi sudah memerintahkan kepada Dinas Kesehatan untuk mendata, mencari tahu bagaimana proses meninggalnya,” ujarnya di Jakarta Utara, dikutip dari Antara, Jumat, 23 Januari 2026.

Dari informasi yang dia peroleh, pengemudi mobil itu meninggal ketika terjadi kemacetan yang disebabkan karena banjir.

Sebagai upaya menekan kemacetan di Jakarta, Pramono pun mengerahkan seluruh jajarannya untuk bersama-sama menangani hal itu.
 

Ia juga telah memerintahkan kepada seluruh dinas terkait seperti Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan hingga Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk saling bahu-membahu mengatasi banjir dan kemacetan.

“Sehingga dengan demikian, urusan kemacetan memang menjadi perhatian, makanya kenapa saya mengizinkan dilakukan 'Work From Home' maupun 'School From Home'. Itu untuk mengatasi itu,” kata Pramono.

Sebelumnya, seorang pria pengendara mobil berinisial AR (51) ditemukan tewas dalam mobilnya di tengah kepadatan lalu lintas Jalan Layang (Flyover) Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis siang.


Macet saat banjir. Foto: Antara

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan mengatakan bahwa insiden itu bermula pada pukul 13.00 WIB saat tiba-tiba mobil korban mogok.

"Jadi tadi sekitar jam 1 (siang) ada saksi di bengkel mobil sempat melihat korban mengendarai mobil terus tiba-tiba berhenti di tengah jalan. Kemudian saksi ini memberitahu kepada anggota Satlantas," ujar Alex.

Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) pun mendatangi lokasi dan memeriksa mobil korban yang beralamat di Penjaringan, Jakarta Utara itu.

"Kemudian anggota Lantas membantu dorong mobil tersebut. Namun (mobil korban) direm tangan, sempat diketuk kacanya (mobil) namun tidak direspons," ujar Alex.

Petugas pun berinisiatif membuka pintu mobil dan menemukan korban tengah tertunduk di depan kemudi.

"Jadi, kaus abu-abu dan celana jins biru, dia menunduk. Terus pas dicek denyut nadinya korban ini sudah tidak berdetak," kata Alex.

Korban pun telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk pemeriksaan lebih lanjut.."Sudah kita serahkan ke RSCM," katanya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)