Didominasi Lahan Gambut, Ini 4 Wilayah Penanganan Karhutla Tersulit di Kalbar

Ilustrasi penanganan karhutla. Foto: Antara.

Didominasi Lahan Gambut, Ini 4 Wilayah Penanganan Karhutla Tersulit di Kalbar

Anggi Tondi Martaon • 8 September 2026 14:51

Pontianak: Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar), terjadi di lahan gambut. Hal tersebut membuat penanganan semakin sulit.

"Penanganan karhutla yang agak sulit itu yang terjadi di lahan gambut," ujar Koordinator Harian Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, Daniel, kepada Metrotvnews.com, Selasa, 8 September 2026.

Daniel menyebut luas lahan gambut di Kalbar sekitar 2 juta hektare. Di tengah insiden karhutla, ada empat wilayah Kalbar yang tersulit penangannnya.


Anggota BPBD Kalbar memadamkan api di lahan gambut. Metrotvnews.com/Marup.

"Wilayah itu yaitu Kubu Raya, Kayau Utara, Mempawah, dan Ketapang," ungkap Daniel.

Daniel mengungkapkan, kesulitan penanganan karhutla di lahan gambut terletak pada pemadaman api. Meski di permukaan tampak padam, tapi di bawahnya api masih menyala.

Selain itu, karhutla di lahan gambut menghasilkan asap yang cukup pekat. Hal tersebut menyebabkan asap menyelimuti kota Pontianak, padahal kasus karhutlanya minim.

"Kota Pontianak secara administrasi itu kan tidak terbakar, tapi ada asap. Nah asap ini kan dibawa dari kabupaten lain yang terbakar dan asapnya terbawa oleh angin," ujar Daniel.

(Anggi Tondi)