Filipina mengerahkan kapal dan pesawat untuk mengusir kapal riset Tiongkok yang dianggap melakukan aktivitas ilegal di perairannya. (Anadolu Agency)
Filipina Usir Kapal Riset Tiongkok yang Disebut Beroperasi Tanpa Izin
Willy Haryono • 4 May 2026 06:41
Manila: Filipina mengumumkan pengerahan pesawat dan kapal untuk menantang serta mengusir kapal-kapal riset Tiongkok yang disebut melakukan penelitian ilmiah kelautan ilegal di sekitar perairan Filipina.
Langkah tersebut diambil setelah Penjaga Pantai Filipina mendeteksi sedikitnya empat kapal riset Tiongkok beroperasi di wilayah yang diklaim berada dalam yurisdiksi maritim Filipina.
“Kami tidak akan mentoleransi penelitian ilmiah kelautan ilegal yang dilakukan tanpa persetujuan pemerintah kami,” tegas Komandan Penjaga Pantai Filipina Laksamana Ronnie Gil Gavan, dikutip dari Anadolu, Senin, 4 Mei 2026.
Ia menambahkan, operasi ini bertujuan melindungi kedaulatan dan hak berdaulat Filipina.
Di sisi lain, media pemerintah Tiongkok melaporkan bahwa lima awak Filipina disebut masuk secara ilegal ke Tiexian Jiao, bagian dari Kepulauan Spratly yang diklaim Beijing sebagai wilayahnya.
Penjaga Pantai Tiongkok menyatakan telah menangani insiden tersebut sesuai hukum nasional untuk menjaga kedaulatan teritorial dan kepentingan maritimnya.
Insiden terbaru ini kembali mencerminkan meningkatnya ketegangan antara Manila dan Beijing di Laut China Selatan, kawasan yang menjadi titik sengketa strategis di Asia-Pasifik.
Filipina terus memperkuat pengawasan wilayah maritimnya di tengah aktivitas Tiongkok yang dinilai semakin agresif di kawasan tersebut.
Baca juga: Kritik Filipina, Tiongkok Lakukan Latihan di Laut China Selatan Selama Sepekan