8 Destinasi Wisata di Dunia Ramah Kucing, dari Istanbul hingga Jepang

Kucing di Istanbul. (Anadolu)

8 Destinasi Wisata di Dunia Ramah Kucing, dari Istanbul hingga Jepang

Riza Aslam Khaeron • 13 August 2026 20:25

Jakarta: Bagi pencinta kucing, berlibur ke tempat yang dipenuhi kucing tentu bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Di berbagai negara, ada sejumlah destinasi yang dikenal karena kucing-kucing yang hidup bebas, mulai dari pulau yang dihuni banyak kucing hingga kafe yang memungkinkan pengunjung berinteraksi dengan hewan menggemaskan ini.

Berikut delapan destinasi wisata ramah kucing yang dapat menjadi pilihan.
 

Istanbul

Istanbul berada di Turki dan dikenal sebagai salah satu kota yang lekat dengan keberadaan kucing. Kucing dapat dengan mudah ditemui di berbagai sudut kota, mulai dari taman, pasar, gang, hingga kawasan wisata.

Kucing-kucing di Istanbul umumnya hidup bebas dan dirawat oleh masyarakat sekitar. Warga sering menyediakan makanan dan air untuk mereka sehingga kucing menjadi bagian dari pemandangan sehari-hari di kota ini.
 

Tashirojima

Tashirojima merupakan sebuah pulau di Prefektur Miyagi, Jepang. Pulau ini dikenal dengan sebutan Cat Island karena populasi kucingnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan penduduk manusianya.

Kucing dapat ditemukan berkeliaran di sekitar pelabuhan dan permukiman. Selain melihat kucing, wisatawan juga bisa menikmati suasana pulau yang tenang serta pemandangan laut.
 

Aoshima

Aoshima merupakan pulau kecil yang berada di Prefektur Ehime, Jepang. Pulau ini juga dikenal sebagai salah satu pulau kucing karena populasi kucingnya pernah jauh lebih banyak daripada jumlah penduduk manusia.

Kucing-kucing di Aoshima hidup bebas di sekitar pulau dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Namun, fasilitas wisata di pulau ini cukup terbatas sehingga pengunjung perlu mempersiapkan kebutuhan sebelum datang.
 

Kuil Gotokuji

Kuil Gotokuji berada di Setagaya, Tokyo, Jepang. Kuil ini terkenal karena kaitannya dengan maneki-neko atau patung kucing pembawa keberuntungan.

Di area kuil terdapat banyak patung maneki-neko yang diletakkan oleh pengunjung. Bagi pencinta kucing, tempat ini bisa menjadi pilihan untuk melihat sisi budaya Jepang yang berkaitan erat dengan simbol kucing.


Kucing di pulau Tashirojima, Jepang. (Japan.travel)
 

De Poezenboot

De Poezenboot berada di sebuah rumah perahu di Kanal Singel, Amsterdam, Belanda. Tempat ini merupakan shelter (tempat penampungan) bagi kucing-kucing terlantar dan kucing yang membutuhkan tempat tinggal.

Pengunjung dapat datang untuk melihat kucing sekaligus mengetahui kegiatan perawatan dan penyelamatan yang dilakukan oleh pengelola. Karena berfungsi sebagai tempat penampungan, pengunjung tetap perlu mengikuti aturan yang berlaku selama berada di sana.
 

Kattencafé Kopjes

Kattencafé Kopjes merupakan kafe kucing yang berada di Amsterdam, Belanda. Kafe ini memungkinkan pengunjung menikmati makanan dan minuman sambil ditemani kucing.

Tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin beristirahat setelah berkeliling Amsterdam sekaligus menghabiskan waktu bersama kucing dalam suasana yang santai.
 

Le Café des Chats

Le Café des Chats berada di Paris, Prancis. Sesuai konsepnya, kafe ini menghadirkan kucing sebagai bagian dari pengalaman bersantap.

Pengunjung dapat menikmati makanan dan minuman sambil melihat kucing yang berada di dalam kafe. Tempat seperti ini bisa menjadi pilihan bagi pencinta kucing yang ingin mencari pengalaman berbeda selama berada di Paris.
   

Cat Cafe Cat's Sarangchae, Seoul

Cat Cafe Cat's Sarangchae merupakan salah satu tempat bertema kucing yang dapat ditemukan di Seoul, Korea Selatan. Di tempat ini, pengunjung dapat bersantai sambil menikmati minuman dan berinteraksi dengan kucing.

Cat Cafe Cat's Sarangchae menjadi salah satu pilihan wisata yang menarik bagi pencinta kucing karena pengunjung tidak hanya bisa melihat kucing, tetapi juga menghabiskan waktu bersama mereka dalam suasana yang santai.

Bagi pencinta kucing, destinasi-destinasi tersebut bisa menjadi pilihan untuk menambah pengalaman berbeda selama berlibur. Namun, wisatawan tetap perlu menghormati kenyamanan kucing dengan tidak memaksa menyentuh, menggendong, atau memberi makanan kepada hewan tersebut tanpa izin.

(Siti Nahdia Usman)

(Riza Aslam Khaeron)