Ilustrasi. Foto: Magnific.
Adopsi Kripto di Indonesia Terus Meningkat, Literasi Jadi Fokus Industri
Ade Hapsari Lestarini • 4 August 2026 12:48
Jakarta: Pertumbuhan pengguna aset kripto di Indonesia yang terus meningkat mendorong pelaku industri memperkuat strategi bisnis dan edukasi kepada investor. Salah satunya dilakukan Luno Indonesia dengan menunjuk Iman Sudargo sebagai Country Head.
Dalam jabatan barunya, Iman akan memimpin operasional dan strategi bisnis perusahaan di Indonesia, termasuk memperluas literasi investasi aset kripto serta mendorong adopsi aset digital yang bertanggung jawab.
Iman mengatakan Indonesia memiliki potensi besar sebagai salah satu pasar aset kripto terbesar di dunia. Karena itu, perusahaan akan terus memperkuat edukasi dan menghadirkan layanan investasi yang aman bagi masyarakat.
"Indonesia memiliki potensi yang luar biasa di industri aset kripto. Kami berkomitmen bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong adopsi aset kripto yang bertanggung jawab, sekaligus memastikan masyarakat dapat berinvestasi dengan aman dan mudah," ujar Iman dalam keterangan tertulis, Selasa, 4 Agustus 2026.

Baca Juga :
Bitcoin Naik Tipis ke USD63.700
Pengguna aset kripto di Indonesia mencapai lebih dari 22 juta pelanggan
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah pengguna aset kripto di Indonesia hingga Mei 2026 mencapai lebih dari 22 juta pelanggan atau tumbuh sekitar 3,17 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai transaksi aset kripto juga mendekati Rp122 triliun.
Capaian tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat adopsi aset kripto tertinggi di dunia. Pertumbuhan itu juga menunjukkan minat masyarakat terhadap aset digital tetap terjaga meski pasar global masih dibayangi ketidakpastian geopolitik.
General Manager Luno APAC Aaron Tang mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar utama perusahaan di kawasan Asia Pasifik. Penunjukan Iman diharapkan dapat memperkuat pengembangan bisnis sekaligus memperluas layanan bagi investor ritel maupun institusi.
Sebelum bergabung dengan Luno Indonesia, Iman berkarier di sejumlah institusi keuangan global. Ia memiliki pengalaman dalam pengembangan bank digital, transformasi layanan keuangan, ekspansi produk ke berbagai negara, hingga pengembangan platform pinjaman digital.
Ke depan, Luno menyatakan akan terus mendorong transparansi, meningkatkan literasi masyarakat mengenai aset kripto, serta memperkuat ekosistem aset digital melalui pengembangan berbagai layanan investasi dan teknologi berbasis blockchain.