PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan program Stamp Railly Passport. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
Sensasi Berburu Stempel Unik Stasiun lewat Stamp Railly Passport
Fachri Audhia Hafiez • 23 September 2026 15:24
Jakarta: Bepergian menggunakan kereta api di kawasan Jabodetabek kini menawarkan pengalaman baru yang lebih seru dan interaktif. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan program Stamp Railly Passport, sebuah aktivitas mengoleksi stempel unik khas stasiun yang mengubah perjalanan harian menjadi ajang penjelajahan layaknya treasure hunt.
Inovasi tersebut diperkenalkan secara resmi melalui akun Instagram @commuterline. Dalam program ini, para penglaju maupun wisatawan diajak membawa buku khusus untuk mengumpulkan stempel berdesain khas saat melintasi berbagai stasiun.
Baca Juga :
Berdasarkan unggahan Instagram resmi KAI, Stamp Railly Passport dikemas menyerupai paspor sungguhan dengan sampul tebal (hard cover) berwarna merah elegan. Di bagian dalam, buku ini memuat beragam informasi seputar stasiun-stasiun di Jabodetabek serta lembaran kosong yang dirancang khusus untuk memuat koleksi stempel perjalanan.
Bagi masyarakat yang ingin mengoleksi paspor edisi khusus ini, Stamp Railly Passport dibanderol seharga Rp60 ribu. Buku ini dapat dibeli secara daring melalui toko resmi C.Merch.Official di platform Tokopedia maupun dibeli langsung di beberapa stasiun pilihan.
KAI juga memberikan fleksibilitas bagi pengguna jasa yang ingin mengumpulkan stempel menggunakan buku catatan pribadi tanpa wajib membeli paspor resmi.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan program Stamp Railly Passport. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
Untuk tahap awal, perburuan stempel Stamp Railly baru tersedia di 10 stasiun strategis. Stasiun-stasiun tersebut meliputi:
- Stasiun Bogor
- Universitas Indonesia
- Manggarai
- Jakarta Kota
- BNI City
- Jatinegara
- Tanah Abang
- Tanjung Priok
- Pasar Senen
- Stasiun Gambir
Daya tarik utama dari aktivitas ini terletak pada keunikan visual setiap stempel. Setiap stasiun memiliki cap dengan desain eksklusif yang mencerminkan identitas lokasi masing-masing, mulai dari arsitektur bangunan bersejarah, ikon lanskap kota, kebudayaan lokal, hingga elemen flora dan fauna khas daerah setempat.